Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS erupsi Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih tinggi. Hal itu disampaikan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM). Aktivitas itu perlu diwaspadai oleh masyarakat di sekitar gunung.
"Potensi erupsi masih ada sehingga jika erupsi terjadi akan ada hujan abu," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok Jeffry Pugel ketika dihubungi dari Kupang, Sabtu.
Berdasarkan hasil evaluasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi, aktivitas erupsi terbilang tinggi selama periode pengamatan visual 8-15 Mei 2024.
Baca juga : 23 Kali Gunung Lewotolok Erupsi Dalam 12 Jam
Selain itu gempa hembusan mendominasi rekam seismik, serta gempa erupsi meningkat signifikan pada tanggal 14 Mei 2024.
Energi seismik yang meningkat signifikan pun bersamaan dengan kenaikan gempa.
Aliran lava juga terlihat ke arah selatan, tenggara, dan barat. Aliran lava ke arah tenggara terjauh masih pada jarak 1,8 km, sedangkan ke arah selatan sejauh 600 meter dan aliran lava ke arah barat mencapai jarak 1,2 km dari bibir kawah.
Baca juga : Gunung Lewotolok Erupsi 9 Kali
"Belum ada penambahan jarak aliran, sehingga mengindikasikan laju aliran lava baik ke arah tenggara, barat, dan selatan mengecil atau melambat," ucapnya.
Jeffry mengatakan tingkat aktivitas gunung api itu masih dipertahankan pada level III atau Siaga.
Badan Geologi pun merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung, dan wisatawan tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas dalam wilayah sektor barat, selatan, dan tenggara, masing-masing sejauh 3 km dari pusat aktivitas gunung.
Baca juga : Video Warga Dekati Lokasi Aliran Lava Gunung Ile Lewotolok di NTT Viral di Medsos
Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran atau longsoran lava dan awan panas dari bagian selatan, tenggara, serta timur dari puncak gunung.
"Hindari abu vulkanik dengan menggunakan masker," kata Jeffry mengingatkan. (Ant/Z-7)
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Lembata membutuhkan investasi yang ramah lingkungan, meskipun beberapa sektor strategis kerap mendapat penolakan dari sebagian masyarakat.
Berdasarkan pengamatan instrumental, aktivitas kegempaan masih didominasi oleh gempa hembusan dengan jumlah mencapai 1.340 kejadian.
DINAS Kesehatan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, bersama Puskesmas Lewoleba melakukan tindakan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Lewoleba Barat, Selasa (18/11).
SENJA baru saja turun di Taman Kota Lewoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/11), ketika satu per satu obor mulai menyala.
Pemantauan Gunung Kelimutu dilakukan secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) yang berlokasi di Kampung Kolorongo, Desa Waturaka, Kabupaten Ende.
Maraknya warga yang mengambil air dari lubang sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, mendapat perhatian serius dari Badan Geologi Kementerian ESDM.
Kementerian ESDM menurunkan tim ahli dari Badan Geologi Bandung, untuk mengkaji fenomena sinkhole di kawasan pertanian Pombatan, Jorong Tepi, Kabupaten Limapuluh Kota.
Berdasarkan pengamatan instrumental, aktivitas kegempaan masih didominasi oleh gempa hembusan dengan jumlah mencapai 1.340 kejadian.
Status Gunung Semeru resmi naik ke Level IV Awas. Aktivitas awan panas dan guguran lava meningkat. Warga diminta menjauhi radius 20 km Besuk Kobokan.
BENCANA gerakan tanah di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terjadi di zona gerakan tanah menengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved