Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta mengevakuasi seekor buaya muara dari satu rumah di Kulon Progo. Satwa liar ini sebelumnya merupakan hewan peliharaan pemilik rumah tersebut sejak delapan tahun lalu.
Evakuasi berlangsung di rumah milik Sudiyono, warga Kalurahan Bendungan, Kecamatan Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepala Resor KSDA Kulon Progo, Purwanto, mengatakan evakuasi ini sebagai tindak lanjut dari laporan Sudiyono yang meminta agar buaya yang ada di rumahnya bisa dilepasliarkan.
Diketahui buaya jantan berbobot 60 kg dengan panjang hingga 2 meter itu merupakan hewan peliharaan yang dibeli oleh anak Sudiyono, Diyana, sejak 2016 atau sekitar delapan tahun lalu. Si pemilik buaya, Diyana, bercerita bahwa hewan yang diberi nama Milo ini diperolehnya sejak delapan tahun lalu.
Baca juga : Petugas Buru Buaya Muara Besar yang Resahkan Warga Medan
Awalnya buaya dibeli dengan harga Rp400 ribu dengan ukuran sebesar tokek. Layaknya hewan peliharaan lain, Milo diperlakukan secara baik oleh Diyana dan keluarganya.
Setiap hari, Milo diberi makan olahan daging sehingga ukurannya bisa sebesar sekarang. Buaya Milo saat masih kecil juga kerap diajak berinteraksi.
Namun setelah Milo susah dikendalikan, Diyana memutuskan menyerahkannya kepada pihak berwajib. Diyana berharap satwa liar itu bisa kembali ke habitat aslinya. (Z-2)
Mantan rider Moto2 Doni Tata Pradita mendesak pembangunan sirkuit permanen di Yogyakarta. Jogja terbukti sukses mencetak pembalap level dunia seperti Veda Ega dan Aldi Satya.
MEMASUKI Hari ketiga Lebaran 2026, Senin (23/3) KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta terpantau ramai lancar didominasi oleh pengguna musiman dengan volume pengguna sebanyak 48.564 orang.
Menekuni dunia dansa sejak usia 6 tahun, Angelaida telah lama diproyeksikan sebagai salah satu penari muda terbaik Tanah Air
MANAJER Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan bahwa puncak arus balik di Daop 6 Yogyakarta mulai terlihat pada besok atau 23 Maret 2026
PENGAMATAN hilal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipusatkan di Pos Observasi Bulan (POB) Syech Bela-Belu, Kabupaten Bantul, milik Kementerian Agama RI. Hilal dilaporkan tak terlihat
Berlokasi strategis di pusat kota, Kotta GO Yogyakarta memudahkan tamu untuk menjangkau berbagai destinasi favorit seperti Malioboro, Tugu Yogyakarta, hingga Keraton Yogyakarta.
Perubahan jalur jelajah akibat bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor juga diduga kuat mengubah pola pergerakan serta habitat alami gajah.
Diduga akibat tersengat kawat yang dialiri arus listrik bertegangan tinggi. Saat ditemukan, belalai gajah masih dalam kondisi terlilit kawat listrik.
Menhut Raja Juli Antoni menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian satwa endemik Indonesia sekaligus memastikan keberlanjutan habitat alaminya
Penertiban gabungan ini menyasar 10 titik pelanggaran di dalam kawasan hutan TWA Mega Mendung dan DAS Batang Anai.
Pelepasliaran juga dapat menambah populasi orangutan di habitat alaminya.
Upaya evakuasi puluhan ekor buaya yang masih ada di dalam kolam pun dipandang perlu segera dilakukan untuk mengantisipasi tak terulang lepasnya kawanan satwa buas dilindungi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved