Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
OMAH Pembatik Cilik diresmikan sebagai Destinasi Eduwisata Pembatik Cilik di Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bangunan Omah Pembatik Cilik merupakan wadah bagi Komunitas Pembatik Cilik untuk berkegiatan membatik, termasuk juga sebagai rintisan Program Eduwisata Pembatik Cilik.
"Komunitas Pembatik Cilik merupakan upaya untuk memperkuat Pilar Kecakapan Hidup yang menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap kearifan lokal serta keterampilan untuk memajukan daerah," ujar Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) Gunawan Salim saat peresmian, Rabu (3/4). Bangunan itu merupakan bentuk sinergi antara YPA-MDR dan Asuransi Astra Syariah.
Melalui Omah Pembatik Cilik, Asuransi Astra Syariah turut berupaya dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan produktivitas tenaga kerja Indonesia agar tercipta insan-insan penggerak bangsa yang dapat bersaing secara global. "Penting bagi generasi muda sebagai penerus bangsa ini memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang baik sehingga berkompetensi, semangat berwirausaha,dan berwawasan global untuk menghadapi dunia yang semakin kompetitif," ujar Unit Manager Environment & Social Responsibility Asuransi Astra Abdullah Kholifah.
Baca juga : Komunitas Pembatik Cilik Pandak dan Gedangsari Pamerkan Hasil Karya
Harapannya, selain dapat meningkatkan pembelajaran murid di Omah Pembatik Cilik, usaha itu juga dapat mengajak anak-anak dan pelajar lain ikut serta dalam mengasah keterampilan dan menciptakan pribadi siap kerja serta melestarikan budaya Indonesia yakni kain batik. Komunitas Pembatik Cilik merupakan salah satu program pembinaan khusus bagi siswa pilihan yang memiliki minat dan bakat dalam membatik.
Salah satu penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2017 dari Batu, Jawa Timur, yaitu Anjani Sekar Arum, berperan sebagai narasumber pengajar batik. Omah Pembatik Cilik menjadi ruang berkreasi bagi Komunitas Pembatik Cilik Gedangsari yang telah dibina oleh YPA-MDR sejak Oktober 2021 dimulai dengan 47 siswa hingga kini telah berkembang menjadi 80 siswa dari delapan sekolah binaan jenjang SD, SMP, dan SMK.
Ke depan, Omah Pembatik Cilik dirancang sebagai destinasi berkumpulnya pengunjung wisata berbasis edukasi. "Pengunjung dapat praktik membatik dengan dilatih secara langsung oleh para pembatik cilik, dimanjakan matanya dengan karya-karya batik premium dari para pembatik cilik, serta berbelanja berbagai produk batik karya pengrajin setempat dengan kualitas yang tidak kalah saing dengan merek mainstream," ujar Bupati Kabupaten Gunungkidul Sunaryanta. (RO/Z-2)
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Bagi Desa Wisata Tepus, lanjut Heri, penghargaan Wonderful Indonesia Awards 2025 diyakini akan terus menambah jumlah kunjungan yang saat ini mencapai 400 orang per bulan.
Program TERA Semesta Saintek berfokus Ko-Kreasi antara akademisi di perguruan tinggi dan komunitas masyarakat yang diharapkan dapat membentuk ekosistem saintific-citizen science.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti potensi abalon (Haliotis spp.) sebagai sumber daya laut unggulan di kawasan pesisir Gunungkidul.
Program ini bertujuan untuk memerangi stunting di Indonesia dengan mengatasi akar penyebabnya melalui pendekatan holistik yang berdampak langsung pada keluarga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengungkapkan bahwa Gunungkidul menjadi korban pembuangan sampah liar dari luar daerah.
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved