Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan), melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, turut berkontribusi aktif melakukan percepatan pengoptimalkan lahan perkebunan dengan tumpang sisip padi gogo melalui Program Tumpangsari Tanaman Sela/Pangan (Kesatria) di berbagai provinsi, serta mendukung pelaksanaan optimasi lahan rawa dan pompanisasi lahan tadah hujan dalam menghadapi ancaman dampak El Nino, sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Demi mewujudkan percepatan program optimasi lahan rawa, pompanisasi lahan tadah hujan, telah dilakukan Rapat Koordinasi di Palangkaraya, Jumat (22/03) yang dihadiri Wakil Gubernur, Pangdam XII Tanjungpura yang diwakili Danrem 102 Panju Panjang, Kepala BSIP, Tenaga Ahli Menteri, Eselon 2 Kementerian Pertanian, Para Dandim, Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam rakor tersebut, Direktur Jenderal Perkebunan Andi Nur Alam Syah mengatakan kedaulatan pangan merupakan wujud kemampuan bangsa untuk mencukupi kebutuhan pangan dan produksi dalam negeri, mengatur kebijakan pangan secara mandiri, serta melindungi dan menyejahterakan petani.
Baca juga : Petani dan Penyuluh CSA Kalteng Dukung Mentan Optimasi Lahan Rawa
“Kedaulatan pangan perlu dimulai dari swasembada pangan, yang secara bertahap, diikuti peningkatan nilai tambah usaha pertanian, untuk mencapai swasembada bisa dilakukan dengan peningkatan Indeks Pertanaman dan produktivitas sawah-sawah eksisting, salah satunya melalui Kegiatan Upaya khusus Optimasi Lahan dan juga Pompanisasi,” tegas Andi Nur.
Diketahui, sesuai Kepmentan No 194 Tahun 2024, Program Tumpang Sisip/Tusip antara sawit dengan padi gogo di Provinsi Kalimantan Tengah potensi luas areal tanam padi gogo seluas 16.562 ha, yang tersebar di 9 (Sembilan) kabupaten/kota. Kesembilan kabupaten/kota tersebut yaitu Kotawaringin Barat seluas 2.155 ha, Kotawaringin Timur 3.489 ha, Kapuas 521 ha, Barito Utara 2.149 ha, Sukamara 2.456 ha, Lamandau 2.138 ha, Seruyan 721 ha, Pulang Pisau 2.509 ha, kemudian Kota Palangka Raya seluas 424 ha. Selain itu, untuk potensi luas sawah tadah hujan yang dapat dipompanisasi di Provinsi Kalimantan Tengah seluas 22.060 ha.
Sedangkan, upaya khusus optimasi lahan rawa 2024 seluas 81.088 ha, yang tersebar di beberapa Kabupaten, salah satunya Barito Selatan seluas 500 ha, Barito Utara 200 ha, Barito Timur 1.500 ha, Kapuas 51.000 ha, Pulang Pisau 21.453 ha, Kotawaringin Barat 145 ha, Kotawaringin Timur 4.217 ha, Seruyan 2.073 ha.
Baca juga : Kementan Lakukan Percepatan Tanam di Pulang Pisau dan Optimistis Produktivitas Naik
“Kami sangat menyambut baik kegiatan kali ini, menjadi perhatian bahwa target optimalisasi lahan per kabupatennya, kemudian optimalisasi pompa juga harus mengalir airnya pada lahan tadah hujan kita, dan perluasan areal tanam baru padi gogo, selain itu juga nantinya akan dilakukan penyerahan Survei Investigasi Desain (SID) dari Universitas Gadjah Mada, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak konstruksi serta kontrak SID,” ungkap Andi Nur.
Sebagai informasi, kegiatan SID ditujukan untuk menyediakan dokumen perencanaan teknis pengembangan jaringan irigasi pada lingkup irigasi tersier yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam kegiatan kontruksi rehabilitasi jaringan irigasi pada tahun berikutnya, sehingga kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi dapat dilaksanakan secara efektif dan terstruktur di lapangan.
Dari rakor tersebut, diinfokan progress atau capaian kegiatan Oplah di Kalteng, posisi hingga 22 Maret 2024, diketahui bahwa Kabupaten Pulpis sudah kontrak SID dengan LPPM Univ Palangkaraya. Untuk Kab. Kapuas telah kontrak konstruksi dengan Kodim, sedangkan Dinas TPH Prov Kalteng telah kontrak SID Kab Pulpis dengan LPPM Univ. Palangkaraya, dan SID Kab Kapuas Fakultas Pertanian Univ. Palangkaraya.
“Menjadi harapan kita bersama, melalui apa yang dilaksanakan dalam rapat koordinasi ini akan memberikan daya dorong dan akselerasi terhadap percepatan kegiatan upaya Optimasi Lahan dan Pompanisasi di Provinsi Kalteng, sehingga dapat mendukung terwujudnya swasembada padi dan naiknya taraf kesejahteraan para petani,” pungkas Andi Nur. (RO/Z-1)
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Transformasi sektor pendidikan di Kalimantan Tengah (Kalteng) di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo mendapat legitimasi kuat dari masyarakat.
Panen raya jagung serentak kuartal IV 2025 dilaksanakan di Desa Hampalam, Kecamatan Tewang Sanggalang Garing, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah.
SUNGAI Kahayan di Palangka Raya, Kalteng, semakin meluap. Warga yang berada di Kelurahan Bereng Bengkel , diminta waspada terjadinya potensi banjir.
Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan.
Program Satu Rumah Satu Sarjana yang dicanangkan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran terus mengalami kemajuan. Sebanyak 34 kampus sudah menandatangani kesepakatan kerja sama untuk mendukung.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Tengah) menggelar pasar murah di Istana Isen Mulang, Palangkaraya, Sabtu (22/11).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved