Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR melanda enam daerah di Jawa Tengah, yaitu Semarang, Pekalongan, Kendal, Grobogan, Kudus, dan Pati semakin meningkat dan meluas. Hal ini disebabkan oleh intensitas hujan lebat dan bencana hidrometeorologi yang semakin bertambah.
Menurut pemantauan Media Indonesia hingga Kamis (14/3) petang, hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir masih terus mengguyur berbagai daerah di Jawa Tengah. Banjir terjadi di enam daerah tersebut, dengan ketinggian air semakin meninggi dan meluas.
Warga di daerah terdampak semakin khawatir karena ancaman bencana lain seperti longsor dan angin ribut juga tinggi. "Kami tidak berani keluar rumah, banjir juga masih merendam sebagian jalan perkampungan dan jalan besar kota," kata Ashar, 54 tahun, warga Bangetayu, Kota Semarang.
Baca juga : Banjir Grobogan Putuskan Ruas Jalan Semarang-Purwodadi
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, mengungkapkan bahwa akibat banjir, terdapat 11 titik banjir di ibukota Jawa Tengah ini. Gangguan transportasi pun terjadi, termasuk terganggunya perjalanan kereta api yang dialihkan ke jalur selatan. Selain itu, seluruh ruas jalan juga macet, terutama di Pantura Semarang-Demak setelah ruas Jalan Kaligawe Raya terendam banjir setinggi 50-70 centimeter.
"Jumlah pengungsi terus meningkat, hingga saat ini ada 207 orang terpaksa dievakuasi karena tempat tinggalnya terendam banjir," ujar Endro Pudyo Martanto.
Di Kabupaten Grobogan, banjir setinggi orang dewasa membuat kesulitan, bahkan beberapa sekolah terpaksa diliburkan dan ulangan umum ditunda karena jalan dan sekolah terendam banjir, meskipun belum ada laporan korban jiwa.
Baca juga : Banjir Rob Bayangi Pantura Jawa Tengah Hingga Akhir Januari 2024
Di Pekalongan, banjir bandang menyebabkan dua orang tewas, yakni seorang ibu dan anaknya. Sementara itu, 61 orang warga Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan mengungsi karena rumah mereka mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir.
Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Pati dan Kudus, di mana ratusan warga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 50-70 centimeter. Bahkan, jalan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayen Pati juga terendam, memaksa pasien dan pengunjung diangkut menggunakan kapal karet (skoci) agar dapat keluar masuk.
Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menyatakan bahwa berbagai upaya penanganan bencana telah dilakukan dengan menurunkan sarana prasarana dan personil untuk evakuasi. "Ratusan orang di beberapa daerah banjir sudah kita evakuasi," tambahnya.
Penanganan bencana dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk penyediaan tempat pengungsian, dapur umum, dan distribusi logistik makanan kepada warga yang terdampak. Selain itu, dilakukan juga mensiagakan pompa air portable dan kerja bakti dengan warga membersihkan puing-puing pasca banjir bandang.
Koordinasi dengan Badan Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Penanggulangan Sumber Daya Air (PSDA) juga dilakukan untuk penanganan kondisi sungai. (Z-10)
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Citiasia Inc. meresmikan Citiasia Nexus Hub Central Java di Kota Semarang sebagai bagian dari strategi memperkuat orkestrasi pengembangan smart city di Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved