Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, Senin (4/3) sore gunung berapi itu beberapa kali meluncurkan awan panas guguran (APG).
Luncuran APG Gunung Merapi pukul 16.22WIB, dengan amplitudo max 47 mm. Durasi 119.24 detik, estimasi jarak luncur maksimal 1.200 meter ke barat daya, dan arah angin ke timur.
Pada pukul 16.24 WIB APG dengan amplitudo max 48 mm. Durasi 159.16 detik, estimasi jarak luncur 1.600 meter ke barat daya, dan arah angin ke timur.
Baca juga : Klaten Siaga Hadapi Ancaman Erupsi Gunung Merapi
Kemudian, APG pada 16.27 WIB dengan amplitudo max 40 mm. Durasi 115.44 detik, estimasi jarak luncur 1.200 meter ke barat daya, dan arah angin ke timur.
Luncuran APG yang terjadi pukul 16.29 WIB, dengan amplitudo max 41 mm. Durasi 124.08 detik, estimasi jarak luncur 1.400 meter ke barat daya, dan arah angin ke timur.
Menyikapi aktivitas vulkanik Gunung Merapi pada sore hari itu, BPPTKG maupun BPBD Kabupaten Klaten mengimbau masyarakat untuk menjauhi daerah potensi bahaya erupsi gunung tersebut. (JS/Z-7)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Jarak luncur ke-8 kali awan panas guguran itu maksimum 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke barat daya atau mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng dan Sat/Putih.
BPPTKG Yogyakarta melihat adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi, akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.
BPPTKG Yogyakarta menyatakan luncuran awan panas guguran maupun lava Gunung Merapi, masih dalam jarak aman dari permukiman maupun destinasi wisata di lereng gunung itu.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
"Jadi memang wajar (terjadi guguran) ketika musim hujan di bulan November, Desember (2025), kemudian puncaknya nanti Januari, Februari (2026) itu intensitas guguran akan sedikit meningkat,"
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Pada Jumat (2/1) pagi, awan panas guguran terpantau meluncur sejauh 1.500 meter
Warga yang menghuni kawasan Lereng Gunung Ile Lewotolok diminta mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas.
GUNUNG Semeru di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, kembali erupsi pada Selasa (15/4) pukul 09.18 WIB. Aktivitas gunung ini terus meningkat sejak awal bulan ini.
BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta merilis, selama sepekan dari hari Jumat (27/9) hingga Kamis (3/10).
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan telah terjadi Awan panas dengan jarak luncur 1,1 kilometer, Rabu (18/9) pagi.
Awan panas meluncur dari puncak Gunung Merapi, Rabu (4/9) pagi. Masyarakat pun diimbau untuk menjauhi daerah bahaya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved