Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA yang terdampak banjir di empat kecamatan Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Minggu (3/3), berharap bantuan logistik.
Salah satu warga Desa Busak 1, Kecamatan Keramat, Bambang mengaku, sejumlah warga yang terdampak banjir telah berada di tenda pengungsian. Mereka membutuhkan logistik berupa makanan siap saji dan minuman.
“Yang mendesak makanan dan minuman. Semoga bisa segera didistribusikan ke tenda-tenda pengungsian warga,” terangnya kepada Media Indonesia saat dihubungi dari Palu, Senin (4/3).
Baca juga : Garudafood Bantu Korban Puting Beliung Sumedang
Menurut Bambang, untuk bertahan pasca banjir yang terjadi Minggu lalu, warga mengandalkan pasokan makanan yang bisa dibawa dari rumahnya masing-masing.
“Makanya warga sangat harapkan bantuan itu, karena belum tahu mau sampai kapan di tenda pengungsian, sementara makanan dan minuman sudah berkurang,” imbuhnya.
Selain logistik, sejumlah warga yang terdampak banjir di Buol juga membutuhkan pasokan bantuan lainnya.
Baca juga : 291 Bencana Terjadi Di Indonesia Sampai Pertengahan Februari 2024
“Di beberapa lokasi warga butuhkan tenda, selimut, pakaian, obat-obatan, dan juga kebutuhan bayi,” tambah warga Desa Busak 1 lainnya, Hendra Akbar.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Sulawesi Tengah, melaporkan empat kecamatan di Kabupaten Buol terendam banjir pada Minggu (3/3).
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng, Andy Sembiring mengatakan, empat kecamatan yang terdampak adalah Kecamatan Keramat, Lakea, Biau, dan Momonu.
Baca juga : Antusias Ikut Pemilu, Penyintas Bencana Likuifaksi Palu Berharap Hak Mereka Tidak Dilupakan
“Banjir terjadi karena curah hujan tinggi, sehingga air di sungai meluap ke pemukiman warga,” ungkapnya.
Andy menyebutkan, dalam musibah itu tidak ada korban jiwa. Namun ribuan warga terdampak.
“Untuk kerusakan ada empat rumah rusak berat dan enam rumah rusak ringan di Desa Busak 1, Kecamatan Keramat. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sulteng juga masih berkoordinasi dengan aparat desa setempat dan melakukan asesmen di lapangan,” tandasnya.
(Z-9)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
KANTOR Imigrasi kelas I TPI Palu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Buol dan Konsulat Filipina untuk menangani 15 warga negara Filipina yang terdampar di perairan Buol, Sulawesi Tengah.
WARGA yang terdampak banjir di empat kecamatan Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Minggu (3/3) lalu, satu per satu mulai kembali ke rumahnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved