Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) menggelar pasar murah beras. Pelaksanaannya berbarengan dengan Pasar Malam UMP, yang digelar pada Jumat (23/2) malam. Hanya dalam waktu 15 menit saja, beras murah yang ditawarkan ludes terjual habis.
Pada gelaran pasar murah tersebut, warga hanya menebus dengan Rp5 ribu untuk beras seberat 2 kilogram (kg).
"Sangat murah, karena di pasaran saat sekarang mencapai Rp16 ribu per kg bahkan ada yang Rp17 ribu per kg," kata Warti, warga Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran.
Baca juga : Setelah Beras dan Cabai, Giliran Harga Telur yang Melonjak
Meski demikian, Warti hanya boleh menebus satu paket seberat 2 kg saja, agar semakin banyak yang memperoleh beras murah.
"Mudah-mudahan saja, gelaran pasar murah seperti ini dilanjutkan kembali," ungkapnya.
Sementara Kastini, 34, warga Kembaran juga ikut menyerbu beras murah. Karena, selain dengan uang cash, mereka bisa membeli secara cashless.
Baca juga : Pemkot Bandung Geser Operasi Pasar Beras SPHP ke Kelurahan, Cek Lokasinya di Sini
"Saya tadi pakai QRIS, karena disarankan dengan cashless. Terima kasih, karena ada beras murah yang dijual di sini," katanya.
Sementara itu, Rektor UMP Jebul Suroso mengatakan penjualan beras murah itu sebagai bagian dari kepedulian UMP kepada masyarakat luas.
"Kami memandang harga beras sedang tinggi sebenarnya ini berkah bagi petani. Tetapi kami merespons sedikit dari kami bagikan melalui penjualan beras murah. Kita juga mengedukasi masyarakat supaya membeli dengan mode cashless, bekerja sama dengan BI dan BRI," ujarnya.
Baca juga : Kabupaten Sukabumi Gelar Operasi Pasar Murah Beras
Selain beras, UMP juga akan menjual minyak goreng murah. Rencananya penjualan minya goreng murah akan digelar pada Sabtu (24/2).
"Mudah-mudahan ini ikhtiar kita membantu masyarakat yang sedang berat membeli kebutuhan pokok," kata Jebul.
Dia mengatakan penjualan beras murah merupakan salah satu bagian kegiatan besar Pasar Malam UMP yang bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang berlangsung hingga Minggu (25/2).
Pasar Malam UMP merupakan upaya dari kampus untuk memfasilitasi pelaku UMKM yang ada di Banyumas. Ada 120 UMKM yang ikut serta dalam Pasar Malam UMP.
"Mahasiswa pada senang juga. Ada 13 ribuan yang masuk dengan tiket. Ada juga mahasiswa yang ikut jualan," pungkas Jebul. (Z-1)
ARUS mudik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah di wilayah Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah terpantau ramai namun tetap lancar, sebanyak 85.258 kendaraan melintas dari arah Jakarta
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
JAJARAN Polresta Banyumas, Jawa Tengah menggagalkan dugaan peredaran bahan peledak yang diduga untuk petasan seberat sekitar 9 kilogram (kg) dalam Operasi Pekat Candi (TO OPC) 2026.
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah ke-58 di Lapangan Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Kamis (12/3).
Utusan Khusus Presiden Muhamad Mardiono bawa pesan Presiden Prabowo ke Bone Bolango. Fokus pada ketahanan pangan, pasar murah, dan pengelolaan SDA untuk rakyat
Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar pasar murah dengan menyediakan tujuh komoditas pangan yang dijual dengan harga satu paket Rp95 ribu, dari harga asal sebesar Rp247 ribu
Inovasi ini bertujuan mempercepat distribusi bahan pokok ke wilayah yang mengalami kendala pasokan atau lonjakan harga signifikan.
Fraksi PAN juga menyiapkan program mudik gratis bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ribuan warga rela mengantre dengan tertib demi mendapatkan beras dan bantuan tunai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved