Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras mengguyur Kabupaten Tapapanuli Utara, Sumatra Utara. Akibatnya, Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Tapanuli Utara (Taput) menuju Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) longsor dan menyeret 7 mobil dan 1 rumah milik warga, tepatnya di Desa Pagaran Pisang Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara.
Akibat kejadian tersebut, pasangan suami istri (pasutri) juga satu bayi tewas di tempat dan satu orang luka berat. Kapolres Taput Ajun Komisaris Besar Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas Aipda W Baringbing, Minggu (4/2), mengatakan bahaya longsor terjadi pada Sabtu (3/2) sekira pukul 17.30 WIB.
Di tengah derasnya hujan, sisi kanan badan jalan menuju Tapteng tiba-tiba longsor serta menyeret tujuh mobil yang sedang melintas menuju Sibolga. Satu mobil terseret hingga badan sungai di sisi kiri menuju Sibolga, mobil terseret hingga ke badan sungai tersebut jenis minibus Ertiga. Akibatnya, tiga penumpang dalam kendaraan tersebut yang merupakan pasangan suami istri dan anak meninggal dunia.
Baca juga : Satu Unit Mobil Pribadi Tertimpa Tanah Longsor di Tapanuli Utara
Tujuh mobil tersebut yaitu 1 mobil truk Fuso, 1 mobil Mitsubishi L300, 4 mobil pribadi jenis Toyota Avanza, dan satu mobil Suzuki Ertiga. Ketiga korban meninggal ialah suami-istri dan anaknya yaitu LG, 28, MG, 29, dan anaknya, UG, 1 tahun 4 bulan, warga Jalan TB Simatupang Kecamatan Medan Sunggal, Medan.
Selain tujuh mobil yang terseret tanah longsor, satu rumah milik SM, 53, turut tertimpa tanah longsor. Akibat kejadian tersebut, pemilik rumah mengalami luka berat dan dirawat di Rumah Sakit Umum Sibolga.
Informasi yang berhasil dihimpun Minggu (4/2) arus lalu lintas Taput menuju Sibolga Tapteng dan sebaliknya sudah dapat dilalui dengan sistem buka tutup. Untuk mengevakuasi kendaraan dan upaya pembersian material longsor dari badan jalan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menurunkan alat berat sebanyak 2 unit serta menurunkan petugas TNI dan Polri. (Z-2)
Warga membawa barang belanjaannya melintasi sisa banjir susulan di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Petugas Tim Penanggulangan Bencana Tapanuli Tengah mendata rumah warga yang rusak pascabencana di Desa Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
BENCANA longsor yang melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November sekitar pukul 11.00 WIB menyisakan duka mendala.
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, kembali memicu banjir di Desa Huta Nabolon, Kecamatan Tukka, Rabu (11/2) sekitar pukul 18.35 WIB.
Perbaikan difokuskan pada ruas Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, yang mengalami kerusakan parah akibat bencana alam pada 25 November 2025 lalu.
BENCANA alam yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada 25 November 2025 lalu meninggalkan luka mendalam bagi ribuan warga, termasuk di wilayah Tapanuli Tengah.
Data penerima bantuan Jaminan Hidup (JADUP) di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara dinilai tidak tepat sasaran bahkan diduga sarat rekayasa.
Pembangunan huntap menjadi urgensi utama mengingat kebutuhan mendesak warga akan tempat tinggal yang permanen.
Kasus korupsi ini bermula dari pengalokasian anggaran sebesar Rp13,6 miliar untuk pembenahan lampu jalan dan taman.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
HARAPAN puluhan warga terdampak bencana di Dusun I Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, untuk menempati hunian sementara masih harus tertunda.
Lebih dari satu bulan setelah banjir dan longsor melanda Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara, transparansi penyaluran bantuan kemanusiaan masih menjadi tanda tanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved