Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi daerah itu pada 2024 berada pada kisaran 2,74% hingga 3,54%. Namun, pertumbuhan ekonomi sebesar itu dinilai masih melambat yang salah satunya diakibatkan el nino.
Pada 2023, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi NTT di kisaran 2,58% sampai 3,38%, namun pada triwulan III 2023 tercatat hanya 2,08% (yoy), sedangkan pertumbuhan ekonomi nasional di triwulan yang sama sebesar 4,94% (yoy). Adapun di triwulan II 2023 pertumbuhan ekonomi NTT sebesar 4,17%.
Baca juga: Pascaerupsi Gunung Lewotobi, Desa Dulipali masih Ditinggalkan Warga
"Artinya ada perlambatan pertumbuhan ekonomi, begitu juga di mtm (month to month juga mengalami perlambatan," ujar Kepala Kantor Perwakilan BI NTT, Agus Sistyo Widjajati, Sabtu (13/1).
Menurutnya, salah satu pengaruh masih adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi NTT tahun ini adalah dampak el nino yang membuat musim tanam petani bergeser dan tentu musim panen juga bergeser. Sebelumnya, BMKG menyebutkan el nino di NTT masih bertahan sampai April 2024.
Baca juga: Uang Beredar Selama Natal dan Tahun Baru di NTT Rp1,5 Triliun
El Nino perlu diwaspadai karena berdampak terhadap stok pangan dan menyebabkan inflasi. "Curah hujan belum stabil sehingga ada pergeseran musim tanam dan panen," tambahnya.
Dampak ikutannya yakni kenaikan harga komoditas. Pasalnya kebutuhan pangan di NTT sebagian besar dipasok dari luar daerah, serta proyeksi proyeksi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Namun, menurutnya pada 2023, NTT berhasil menjaga stabilitas inflasi di angka 2,42%, dibandingkan inflasi pada kuartal IV 2023 sebesar 6,65%.
Penyumbang inflasi di NTT berasal dari angkutan udara, beras dan tomat, sedangkan penahan inflasi datang dari ikan kembung, tongkol, daging ayam dan kangkung. "Kita proyeksikan inflasi di 2024 2,5 plus minus 1 persen," kata Agus Sistyo Widjajati.
(Z-9)
BADAN Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN mengingatkan potensi terjadinya El Nino kuat atau Godzilla yang berdampak pada kekeringan saat musim kemarau 2026.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved