Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM gabungan Basarnas Banda Aceh berhasil mengevakuasi tiga nelayan Aceh yang sempat sebelumnya terombang-ambing di lautan Samudera Hindia selama 14 hari. Mereka akhirnya diselamatkan kapal tanker yang sedang berlayar dari Malaysia menuju India.
Dengan menggunakan KN SAR Kresna, tim SAR gabungan langsung berangkat ke titik yang telah ditentukan untuk menjemput ketiga nelayan Aceh yang diselamatkan oleh kapal tanker SC Gold Ocean di kawasan perairan Benggala, setelah 14 hari terapung di tengah lautan akibat kapal mereka tenggelam.
Baca juga: Kapal Pengungsi Rohingya Terpantau Merapat di 5 Titik Perairan Aceh
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban seluruhnya dengan keadaan selamat dan kemudian korban langsung dievakuasi menuju ke pelabuhan Ulee lheue, untuk selanjutnya diserahkan ke keluarga mereka masing-masing.
Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, mengatakan proses evakuasi sempat terkendala karena gelombang laut tinggi, namun akhirnya petugas Sar gabungan berhasil melakukan evakuasi dengan kondisi korban dalam keadaan sehat.
Baca juga: Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Pidie Jaya Aceh
Seperti diberitakan sebelumnya, ketiga nelayan ini diselamatkan oleh kapal tanker SC Gold Ocean yang sedang berlayar dari Malaysia menuju India.
Saat ditemukan tiga nelayan ini dalam keadaan terapung menggunakan jaket pelampung, sementara kapal milik mereka yang bernama KM Sultan Meulaboh Capsize karam karena dihempas gelombang.
(Z-9)
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Menariknya di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh sekarang lahir ide baru dan patut diacungkan jempol. Ini bisa jadi inovasi untuk menyikapi dunia pendidikan.
PENELITIAN ilmiah terbaru menunjukkan bahwa rumput laut memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) jauh lebih cepat dibandingkan hutan daratan.
Sinergi ini bertujuan untuk mendukung agenda pemerintah dalam memberdayakan nelayan pesisir sekaligus membangun budaya keselamatan di laut yang lebih kokoh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Larangan impor produk akuatik oleh Tiongkok merupakan pukulan telak bagi industri makanan laut Jepang, terutama ekspor kerang dan teripang.
Analisis 10.000 autopsi satwa laut menunjukkan seberapa sedikit plastik yang dapat mematikan seabird, mamalia laut, dan penyu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved