Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI sekelompok orang dengan membawa bendera PDIP, menggeber motor saat PSI sedang menggelar acara di Kabupaten Pati, Jawa Tengah mengarah ke provokasi.
Sekjen PSI, Raja Juli Antoni Raja berharap provokasi itu tidak berkepanjangan mengingat dinamika di tahun politik.
Pengamat politik dari Citra Institute Efriza menilai hal itu sebagai tindakan arogansi. Menurutnya, gerombolan pemotor ini menunjukkan basis wilayah PDIP adalah Jawa Tengah.
"Oknum itu juga diperkirakan punya maksud, mengganggu acara tentunya, sekaligus menunjukkan ini adalah basis wilayah PDIP. Jadi rasa sebal sekaligus dibungkus arogansi yang dilakukan oleh oknum, ini jelas tindakan arogansi yang dilakukan oleh oknum," ujar Efriza lewat keetrangan yag diterima.
Menurutnya, tujuan mereka jelas mengganggu ketenangan dan keseriusan dari acara. Sikap itu juga sekaligus memungkinkan memancing keributan yang berkategori memprovokasi.
"Untungnya PSI, berusaha solid, dan tetap berkomitmen untuk mewujudkan pemilu damai. PSI sudah benar dalam menyikapi situasi tersebut," ucapnya.
Efriza mendorong agar PDIP mendalami kasus ini dan dijelaskan seperti apa kronologisnya. Jika itu simpatisannya, maka harus diproses secara internal.
Dia meyakini, PDIP tidak akan melakukan tindakan terpuji. Sebab partai ini yang dalam sejarahnya turut berjuang menghadirkan reformasi dan demokrasi di negeri ini.
"Meski begitu, alangkah baik jika PDIP juga bersikap, jangan malah tak bersikap, baliho PDIP diturunkan saja berani bersikap, apalagi ini sudah menyangkut citra PDIP yang coba dicoreng oleh oknum, sekali lagi oknum ya," tuturnya.
Efriza pun memuji sikap Kaesang yang tetap tenang menyikapi hal itu. Menurut dia, Kaesang sangat cermat dalam berkomentar maupun bersikap untuk menenangkan kader-kadernya.
"Untuk aksi ini, ada nilai positif bagi PSI, untuk menunjukkan dirinya meski partai baru, tak lolos parlemen, tapi cukup cermat dan pandai dalam merespons situasi yang sifatnya dadakan tersebut," pungkasnya. (P-3)
SEJUMLAH pemudik yang melintasi Jawa Tengah (Jateng) pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 memberikan apresiasi terhadap kondisi infrastruktur jalan serta layanan yang disiapkan.
MEMASUKI musim arus balik Lebaran 2026, volume penumpang kereta api di Stasiun Tegal, Jawa Tengah, masih menunjukkan angka yang tinggi.
POSKO Mudik Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Tengah (Jateng) layani pemudik tetap bugar menuju kampung halaman di momen libur Lebaran 2026.
TIM Gegana dari Satuan Brimob Polda Jawa Tengah atau Jateng melaksanakan kegiatan disposal atau pemusnahan bahan peledak di wilayah Semarang, Minggu (22/3).
PUNCAK arus balik lebaran 2026 diprediksi akan tejadi besok 24 Maret 2026. Adapun arus balik mulai meningkat di sejumlah ruas jalur mudik di Jawa Tengah Senin (23/3),
Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Jawa Tengah berlangsung kondusif dengan 55 titik kegiatan aman. Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk menjaga keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved