Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umujm Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep memberikan tip kewirausahaan kepada anak-anak muda binaan Panti Asuhan Pondok Putri Kerahiman di Sentani, Jayapura, Papua, Minggu (26/11). Dia mengingatkan, untuk berwirausaha membutuhkan keberanian, kemampuan berinteraksi, inisiatif, aksi, dan kreativitas.
Baca juga: Alasan Gaya Kampanye PSI Pakai Baliho Secara Masif
Menariknya, Kaesang menyampaikan kiat kewirausahaan lewat permainan-permainan yang melibatkan anak-anak Panti Asuhan Pondok Kerahiman.
"Kalau mau jadi pengusaha, harus pintar-pintar berinteraksi dengan teman-teman, harus bisa membangun jaringan," kata Kaesang lewat keetrangan yang diterima.
Kaesang memulai kiatnya dengan melontarkan pertanyaan, "Siapa yang mau (uang) Rp100 ribu?" “Mau!" jawab anak-anak serentak.
Baca juga: Jokowi Resmikan Bandara di Fakfak dan Nabire
Namun, hanya anak-anak yang berani maju ke depan dan menghampiri Kaesang yang mendapatkan hadiah tersebut.
Kaesang lantas menjelaskan pesan moral dari permainan itu. Dia ingin menunjukkan kewirausahaan dimulai dari inisiatif dan aksi.
"Semua juga bisa kalau hanya bilang mau, tetapi untuk mendapatkan itu harus ada aksinya," ujar Kaesang.
Ia kembali melemparkan pertanyaan yang sama. Kali ini banyak di antara anak-anak yang memberanikan diri menghampiri Kaesang.
Namun, Kaesang tidak langsung memberikan uang. Dia memberikan kiat berwirausaha yang lain bahwa mereka yang ingin berwirausaha harus berani mengambil kesempatan atau memanfaatkan peluang yang tersedia.
"Kesempatan tidak datang dua kali," kata Kaesang Pangarep kepada anak-anak binaan Panti Asuhan Pondok Putri Kerahiman.
Kiat-kiat itu diberikan oleh Kaesang kepada anak-anak binaan panti setelah Direktur Yayasan Panti Asuhan Pondok Putri Kerahiman Flori Koban meminta Kaesang memberi pelatihan kewirausahaan (entrepreneurship) kepada anak-anak.
"Kami baca-baca Mas Kaesang punya sejumlah usaha, terus kami mau coba latih anak-anak panti entrepreneurship, siapa tahu di antara mereka bisa menjadi pengusaha. Mereka datang dari berbagai daerah, kami latih mereka usaha di sini, mereka bisa bangun jaringan-jaringan di daerah di Tanah Papua," kata Flori Koban.
Tidak hanya itu, permintaan lainnya, Direktur Yayasan juga meminta Kaesang dapat membantu perbaikan GOR yang ada di kompleks Panti Asuhan Pondok Putri Kerahiman.
"GOR ini sedikit lagi roboh, untung saja ada daun-daun yang menahan. GOR itu tempat kami berlatih, belajar, berdoa. Mas Kaesang mungkin bisa bantu cari donatur, barangkali ada orang-orang baik yang bisa bantu kami," kata Flori.
Dua permintaan dari panti itu pun dititipkan oleh Flori melalui sebuah proposal yang diserahkan kepada Kaesang. Proposal itu disimpan dalam tas noken (tas anyaman dari kulit kayu khas Papua) yang diberikan oleh Panti Asuhan Pondok Kerahiman Putri ke Kaesang.
"Noken untuk kami orang Papua tidak boleh kosong, harus ada isi, biasa mama-mama isi hasil bumi untuk dibawa buat keluarga," pinta Flori kepada Kaesang. (Ant/P-3)
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved