Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden Ganjar Pranowo menginap di rumah milik Tambah Sutrisni, 50, warga Desa Trikoyo Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas Sumatera Selatan, Senin (6/11) sampai Selasa (7/11). Sutrisni mengaku kaget karena ia tidak menyangka Ganjar mau menginap di rumahnya.
“Enggak percaya pak Ganjar mau menginap di rumah saya. Seperti ngimpi saja rasanya," kata Sutrisni, Selasa (7/11).
"Terimakasih, izin saya ngerepoti. Malam ini mau tidur di sini," ucap Ganjar pada keluarga Sutrisni.
Baca juga: Ganjar Tanggapi Santai Pernyataan Jokowi Soal Politik Drama Politik
"Ndak papa pak, kami malah senang sekali kedatangan bapak. Ini anugerah buat desa kami," ucap warga kompak.
Malamnya. Ganjar ke luar menemui masyarakat yang memenuhi halaman rumah Sutrisno.
Baca juga: Anwar Usman tidak Dipecat, MK Diharap Jamin Keadilan di Pemilu 2024
Ganjar mendengarkan aspirasi masyarakat sekitar, mulai dari harga sembako yang tinggi, persoalan pupuk, kesehatan, pendidikan, pakan ikan, hingga keluhan guru honorer.
Selama lebih dari dua jam, Ganjar berbincang dengan masyarakat Musi Rawas. Ia mengaku mendapat banyak masukan dan harapan dari warga setempat.
"Hampir beberapa kali saya nginep di rumah warga, saya mendapat banyak masukan. Soal harga pangan, pupuk, pendidikan, kesehatan, guru honorer dan lainnya. Obrolan semacam ini sesuatu yang penting karena kalau pemerintah sering bertemu masyarakat maka masalah akan selesai," ucapnya.
Ganjar juga menjelaskan bahwa selama 10 tahun menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, ia sering tidur di rumah warga untuk mendengarkan aspirasi mereka dan mengambil inspirasi dari masalah yang dihadapi masyarakat. Pendekatan ini tetap ia lakukan hingga saat ini.
"Dengan tidur di rumah warga, bertemu langsung dan ngobrol, kita bisa mengerti apa yang menjadi persoalan masyarakat. Tidak hanya mendengarkan suara rakyat, tapi juga merasakan apa yang mereka rasakan," pungkasnya. (RO/Z-7)
Pelantikan pengangkatan guru dan tenaga pendidikan tersebut akan dilaksanakan secara serempak pada Jumat (12/12).
Hetifah menekankan jika status honorer akan dihapus, tidak boleh dimaknai sebagai penghapusan hak.
Selain penambahan insentif, pemerintah juga menyiapkan program pengembangan kompetensi yang lebih terstruktur untuk para guru.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menilai kesejahteraan guru, khususnya guru honorer, masih perlu menjadi perhatian serius karena mereka berada di garda terdepan dalam proses pendidikan.
Pemerintah berencana meningkatkan kesejahteraan guru honorer di Indonesia melalui penambahan insentif serta sejumlah kebijakan pendukung lainnya.
Pihak Kemendikdasmen mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mengupayakan penuntasan guru PPG untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved