Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
STOK beras untuk Provinsi Bengkulu mencapai 7.000 ton mencukupi kebutuhan pangan hingga akhir tahun. Karenanya, masyarakat tidak perlu khawatir.
Pemimpin Bulog Wilayah Bengkulu, Bakhtiar, di Bengkulu, mengatakan Perum Bulog memastikan stok beras yang ada di gudang Bulog Bengkulu mencapai 7.000 ton sehingga cukup hingga akhir tahun atau untuk tiga bulan ke depan. "Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras yang ada di gudang Bulog mencapai 7.000 ton untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Bengkulu," katanya.
Baca juga: Mendagri Dorong Pemda Ikut Jaga Stok Komoditas Beras
Selain itu, lanjut dia, Bulog juga menyediakan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang bisa didapatkan masyarakat ke kantor Bulog juga dari 400 mitra Bulog sesuai aturan harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku. Perum Bulog memastikan beras program SPHP juga tersedia di pasar-pasar tradisional yang tersebar di Provinsi Bengkulu.
"Bulog Bengkulu pun tidak membatasi penjualan beras SPHP bagi masyarakat yang menginginkan sepanjang pembelian benar-benar untuk konsumsi rumah tangga bukan untuk diperjualbelikan kembali bahkan dengan harga melebihi aturan HET," imbuhnya. Penjualan beras, kata dia, sesuai dengan regulasi dan harga yang telah ditetapkan.
Baca juga: 32.000 Ton Beras SPHP Sudah Disalurkan, Bulog Sumsel Babel Klaim Stok Melimpah
Bulog juga telah memberikan sanksi yakni pemutusan kerja sama kepada lima mitra. Ini karena kelimanya tidak menjual beras sesuai dengan ketentuan yakni di atas HET. (Z-2)
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Harga komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, masih bertahan Rp35 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir setelah pasokan mulai normal.
RUMAH warga yang berada di empat kecamatan di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, terendam banjir selama dua hari terakhir.
Berdasarkan pemantauan BMKG, Bibit Siklon Tropis 93S memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot atau sekitar 74 kilometer per jam
Pada periode penyaluran 2025, lanjut dia, jumlah penerima bantuan pangan mengalami penurunan sebesar 1,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved