Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KONFERENSI tingkat tinggi (KTT) AIS Forum memang sudah selesai. Namun sejumlah delegasi masih berada di Bali. Delegasi yang masih tersisa kebanyakan staf dan stakeholder memutuskan berkunjung ke beberapa delegasi di Bali.
Salah seorang tour guide di Bali bernama Quintino saat dikonfirmasi mengatakan, sejak Kamis (12/10), mengantar puluhan tamu ke beberapa titik atau destinasi wisata di Bali.
"Ada yang mangrove, ada yang ke Nusa Penida, GWK, dan Ubud. Mengapa kami tahu kalau itu peserta KTT AIS, karena umumnya mereka masih menggunakan kartu pengenal sebagai peserta dan delegasi. Lokasi jemputan juga masih di seputaran hotel di kawasan Nusa Dua," ujarnya.
Baca juga: Di KTT AIS Forum, Akademisi Angkat Isu Sistem Perikanan Berkelanjutan
Sejumlah delegasi memang tidak dikawal, namun ada beberapa rombongan VIP masih mendapatkan pengawalan petugas keamanan. Beberapa tamu terlihat ke Pasar Seni Sukawati, Kintamani, dan berbagai toko souvernir atau oleh oleh khas Bali.
"Para delegasi atau peserta KTT AIS 2023, sebelum kembali ke negaranya, menyempatkan untuk berwisata mengunjungi obyek-obyek wisata, seperti Ubud, monkey forest dan seputaran Gianyar lainnya, hingga Kintamani Bangli. Ada meminta pengawalan dari pihak
kepolisian. Dan sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menjamin keamanan para peserta selama berada di Bali. Sekalipun tidak diminta pengawalan namun kepolisian terdekat dengan destinasi tetap akan mengawasi, memberikan keamanan dan kenyamanan kepada para peserta KTT AIS," ujar Quintino.
Baca juga: Praktik Baik Tata Kelola Air di The 2nd SCM 2023
Selain berkunjung ke tempat wisata, para delegasi negara sahabat juga menyempatkan membeli oleh-oleh khas Bali. Mereka berbelanja di pasar seni di Sukawati, Kuta maupun Khrisna Oleh-Oleh. Kegiatan wisata para Delegasi KTT AIS tersebut, tetap mendapatkan pengawalan dan pengamanan dari Satgas Ops Tribrata Agung 2023, hingga kembali ke negaranya masing-masing. (Z-3)
Bali Ocean Days,19-20 Januari 2024, konferensi ini adalah sebuah acara yang mempromosikan pengembangan Ekonomi Biru yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
Sekali lagi, Wuling berpartisipasi dalam menghadirkan mobilitas ramah lingkungan bagi para delegasi mancanegara
Delegasi KTT AIS asal India kehilangan handphone (HP) saat sedang mengikuti event di Nusa Dua Bali. Beruntung ponsel tersebut berhasil ditemukan.
KONFERENSI Tingkat Tinggi (KTT) Negara-Negara Pulau dan Kepulauan atau Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 turut melibatkan peran dan pemikiran akademisi.
KONFERENSI Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 di Bali menghasilkan sejumlah kesepakatan di antara negara-negara pulau dan kepulauan.
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
BALI Indonesia meraih Peringkat 1 World’s Best Destination 2026, dalam ajang bergengsi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor.
BALI tetap menjadi destinasi papan atas pariwisata dunia walau diterpa berbagai isu seperti sampah, kemacetan, serta isu sepinya turis.
Meski secara konsisten masuk dalam jajaran sepuluh besar setiap tahunnya, ini adalah kali pertama Bali menempati posisi puncak dalam sejarah penilaian TripAdvisor.
Penetapan status tersangka terhadap Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, I Made Daging, kini memasuki babak pengujian hukum.
Kementerian Lingkungan Hidup (LH) menjadikan Bali sebagai pioneer penanganan sampah plastik. KLH menilai jika Bali lebih progresif dan proaktif dalam menangani sampah plastik sekali pakai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved