Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA yang terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Bengkulu meningkat sejak Januari hingga Agustus 2023 mencapai 11.769 kasus. Ini tercatat lebih tinggi dari jumlah kasus pada periode 2022.
Itu disampaikan Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Joni Haryadi, di Bengkulu. "Selama delapan bulan terakhir kasus ISPA terjadi peningkatan cukup tinggi terjadi diduga karena kondisi cuaca yang panas sehingga jalanan menjadi berdebu dan polusi udara mengakibatkan banyak warga yang terserang ISPA," katanya.
Baca juga: Ratusan Hektare Sawah Sultra Gagal Panen akibat Krisis Air
Meski kasus ISPA cukup tinggi, lanjut dia, meminta masyarakat untuk tidak khawatir karena ISPA dapat sembuh selama tujuh hingga 14 hari. Selama masa penyembuhan ISPA, penderita harus menjaga pola makan sehat dan bersih seperti perbanyak minum air putih minimal dua liter per hari dan rutin olahraga.
"Kasus ISPA cukup tinggi juga ada pengaruhnya dengan kondisi cuaca yang panas tetapi masih banyak faktor lain yang menyebabkan ISPA yang harus diperhatikan warga agar tetap sehat," imbuhnya. Dari jumlah kasus ISPA yang tercatat, kata dia, paling banyak disebabkan karena virus ataupun bakteri.
Baca juga: Kawasan Hutan Gunung Talaga di Kecamatan Campaka Terbakar
Penyakit ISPA dapat menyerang ke semua usia mulai dari balita hingga lansia terutama yang fisiknya lemah. Selain itu pekerja lapangan rentan terkena dan disarankan memakai masker karena berhadapan langsung dengan debu dan polusi. (Z-2)
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
IDAI juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan fasilitas kesehatan anak.
Peserta try out terdiri dari 1.000 orang siswa kelas 6 Sekolah Dasar dan 1.000 siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama.
PERUM Bulog Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, telah melaksanakan program serapan gabah dan jagung petani mencapai 86, 859 ton pada 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved