Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
NELAYAN pun harus melek digital. Untuk itu Direktorat Ekonomi Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan sosialisasi dan bimtek bertema “Adopsi Teknologi Digital Rantai Dingin dan teknologi Digital Teknik Penangkapan Ikan” di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 100 peserta terdiri nelayan tangkap dan penyuluh perikanan di Kabupaten Ende hadir dalam acara tersebut.
Wakil Bupati Ende, Erikos Emanuel Rede yang membuka acara menyampaikan bahwa hanya laut yang tidak punya kavling. "Saya berharap teknologi digital bisa membangun ekosistem nelayan Ende," kata Erikos dalam pernyataannya, Rabu (20/9). Kegiatan diisi dengan talkshow, pemaparan dari beberapa narasumber dan dilanjutkan dengan bimtek aplikasi.
Ketua Tim Tranformasi Digital Sektor Pertanian Maritim Logistik, Dikki Rukmana menerangkan Kominfo diamanatkan mengawal transformasi digital di sektor-sektor strategis untuk mendorong ekonomi digital Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui berbagai fasilitasi, kerja sama dan program seperti yang dilaksanakan pada kegiatan ini.
baca juga: Ciptakan Media Sosial Ramah dan Aman Bagi Semua
Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Ende, Mohammad Syahrir turut hadir sebagai salah satu narasumber pada kegiatan dan memaparkan potensi perikanan Ende. “Kegiatan ini upaya untuk mewujudkan masyarakat nelayan yang mandiri,” kata Syahrir.
Potensi perikanan ini turut didukung oleh sarana logistik laut. “Dengan 4 pelabuhan laut dan 5 tambatan perahu yang ada di Kabupaten Ende, serta berbagai pendukung logistik lainnya, merupakan wujud komitmen Dinas Perhubungan untuk mendukung nelayan Ende," kata Plt. Dinas Perhubungan Ende, Albertin Djombu Djeen.
Melalui pemanfaatan aplikasi fishOn yang dikenalkan oleh perwakilan startup fishOn Yofani Maria Renya Rosari pada sesi bimtek, diharapkan dapat memberikan solusi dari hulu ke hilir bagi nelayan dalam menunjang keseharian dan usahanya.
Aplikasi ini memudahkan nelayan untuk mengetahui lokasi fishing ground yang akan dituju oleh nelayan saat melaut. Dengan titik koordinat yang jelas, maka perkiraan kebutuhan BBM pun dapat dihitung sehingga pengeluaran dapat dikelola dan lebih efisien.
“Potensi laut Indonesia tanpa batas dan perairan Flores yang sudah dikenal dunia sebagai laut yang ramah lingkungan,” tutur Yofani.
Ini menjadi penyemangat bagi nelayan tangkap di Kabupaten Ende untuk semakin maju dan mau bertransformasi dengan menggunakan teknologi. (N-1)
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
Acara edukasi ini fokus literasi digital, pelindungan anak, dan produksi konten kreatif bertanggung jawab di era AI.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar edukasi Pemasaran dan Digital Branding bagi UMKM untuk siswa SMA Negeri 1 Jatiluhur.
Penulis KBM App manfaatkan teknologi AI sebagai asisten pribadi di Korea Selatan, mulai dari deteksi kandungan halal hingga terjemahan bahasa Hangeul secara real-time.
LITERASI digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga dengan kecakapan memahami dan mengkritisi narasi yang beredar di ruang digital.
Penguatan literasi digital merupakan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved