Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian RI melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD) gencar melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa Kementan akan terus memfasilitasi generasi muda agar bisa terjun menjadi petani serta wirausaha pertanian.
"Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemik ini," jelas Mentan Syahrul dalam keterangannya, Selasa (22/8).
Sementara, Dedi Nursyamsi selaku Kepala BPPSDMP Kementan, menjelaskan dua kunci utama dalam pelaksanaan program YESS adalah meningkatkan kapasitas pemuda di perdesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian.
"Kedua, sasaran dari program YESS yakni pemuda-pemudi harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir," kata Dedi.
Upaya untuk mewujudkan pertanian, Kementan terus mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Salah satunya melalui program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP). Kementan tidak pernah berhenti berupaya menghadirkan banyak petani milenial.
Program PWMP merupakan salah satu kegiatan yang ada dalam Program YESS yang dijalankan di 4 provinsi di Indonesia, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan.
SMKPP Negeri Banjarbaru sebagai salah satu pelaksana Program YESS atau Provincial Project Implementation Unit (PPIU) di Kalimantan Selatan kembali menggelar peningkatan pengetahuan dan kapasitas siswa SMK-PP Negeri Banjarbaru dalam kegiatan Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian 2023.
baca juga: Kementan Bekali Mahasiswa Polbangtan Sertifikasi Kompetensi untuk Cetak SDM Unggul
Kali ini SMK-PP Negeri Banjarbaru menggelar Pelatihan dan Pendampingan Penulisan Proposal bagi siswa peserta PWMP 2023 dengan jumlah peserta 40 siswa kelas XI Tahun Pelajaran 2023/2024, yang dimulai sejak Jumat, (18/8).
Hadir dan membuka kegiatan, Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso menyampaikan berharap dari program PWMP ini kelak dapat mencetak para peserta menjadi wirausahawan yang sukses, kreatif, berdaya saing dan mengadopsi teknologi.
"Selamat kepada para peserta yang terpilih untuk mengikuti program PWMP Program YESS. Diharapkan pelatihan ini dapat memberikan inspirasi dan wawasan lebih kepada para peserta mengenai potensi dan peluang yang ada dalam dunia wirausaha pertanian," ujar Budi.
Project Manager PPIU Kalsel, Angga Tri Aditia Permana menambahkan semangat yang kuat merupakan kunci untuk meraih kesuksesan dalam dunia wirausaha.
"Kami mengajak para siswa-siswi SMK-PP Negeri Banjarbaru untuk melihat tantangan berwirausaha sebagai peluang untuk belajar dan berkembang. Penting mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam menghadapi tantangan di sektor pertanian," ujarnya. (N-1)
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Di bawah kepemimpinan Addin, GP Ansor bahu membahu menggerakkan aktivitas pangan melalui Banser Patriot Ketahanan Pangan.
SEORANG petani milenial sekaligus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu mengolah kopi arabika hingga menyebar ke penjuru Tanah Air, bahkan ke mancanegara seperti Jepang.
Sebagai seorang milenial, Brili Agung Zaky Pradika, 35, tidak jengah disebut sebagai petani. Pemuda asal Banyumas, Jawa Tengah itu membuktikan usahanya yang moncer di sektor pertanian.
PETANI milenial Rustan Abu Bakar selama ini mengolah ubi jalar menjadi keripik. Seiring berjalannya waktu, Rustan merasa harus ada perkembangan terhadap usahanya.
Petani milenial dicari! Daftar sekarang & raih sukses di bidang pertanian modern. Panduan lengkap cara daftar, syarat, & peluangnya di sini!
Kementan menerima kunjungan delegasi forum kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular (SSTC) untuk berdialog mengenai pelaksanaan program pemberdayaan generasi muda di pertanian
PROGRAM Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan). Petani muda
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved