Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menggelar simulasi penanganan pengungsi erupsi Gunung Merapi. Kegiatan ini diadakan di barak pengungsi (selter) Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko, Klaten.
Simulasi penanganan pengungsi erupsi Gunung Merapi, Kamis (10/8/2023), diikuti sekitar 100 warga Desa Demakijo. Dalam simulasi ini warga mendapat pelatihan dapur umum dari Dinsos P3AKB Klaten, Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan BPBD Klaten.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Rujedi Indro Susilo, mengatakan simulasi penanganan pengungsi ini sebagai kesiapan warga masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi erupsi Gunung Merapi. Kini, status Gunung Merapi level III.
Baca juga: Boleh Dicoba Digital dan IDX Mobile Bagi Strategi Atur Finansial untuk Kreator Muda
Simulasi penanganan pengungsi menghadapi acaman erupsi gunung tersebut, antara lain pengelolaan dapur umum dan logistik untuk pengungsi. Hal ini penting guna keamanan warga pengungsi serta dalam upaya pengurangan risiko bencana.
"Untuk kegiatan dapur umum, BPBD Klaten juga menyiapkan logistik yang akan dimasak atau diolah di selter pengungsi. Simulasi ini dilakukan untuk melatih kesigapan warga menyajikan makanan saat pengungsi ditampung di selter," jelasnya.
Baca juga: Mitigasi Konflik Harimau Sumatra, Empat Rusa Sambar Dilepasliarkan
Dengan simulasi tersebut, warga dan relawan Desa Demakijo diharapkan bisa melaksanakan tugas sosial kemanusiaan itu secara cepat dan tepat jika sewaktu-waktu menerima warga pengungsi erupsi Gunung Merapi. "Untuk antisipasi terjadi erupsi Gunung Merapi, status saat ini level III, BPBD Klaten menyiapkan tiga selter pengungsi. Selain Demakijo, disiapkan juga di Desa Kebondalem Lor, Prambanan; dan Desa Menden, Kebonarum," ujar Rujedi. (Z-2)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Jarak luncur ke-8 kali awan panas guguran itu maksimum 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke barat daya atau mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng dan Sat/Putih.
BPPTKG Yogyakarta melihat adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi, akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.
BPPTKG Yogyakarta menyatakan luncuran awan panas guguran maupun lava Gunung Merapi, masih dalam jarak aman dari permukiman maupun destinasi wisata di lereng gunung itu.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
"Jadi memang wajar (terjadi guguran) ketika musim hujan di bulan November, Desember (2025), kemudian puncaknya nanti Januari, Februari (2026) itu intensitas guguran akan sedikit meningkat,"
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
Cuaca ekstrem tersebut memicu setidaknya 14 kejadian bencana tersebar di 15 kecamatan, mulai dari pohon tumbang, kerusakan rumah warga, hingga gangguan fasilitas umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved