Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Ajaran baru 2023, disambut dengan senyuman indah para murid dan wali murid, yang sangat bersemangat untuk memulai aktivitas barunya. Sekolah Yehonala sebagai institusi pendidikan di Batam yang sudah berdiri sejak 2006, ingin anak-anak yang datang untuk bersekolah, hadir dengan hati dan suasana yang bahagia.
Baca juga : Bangun Pola Asuh SIGAP untuk Generasi Anak Berprestasi
Tercatat pada ajaran baru 2023-2024, Sekolah Yehonala menerima lebih dari 600 siswa baru. Yang menjadi banyak pusat perhatian di sekolah ini, adalah ketika masuk ke lobi sekolahnya akan disambut dengan pemandangan fasilitas modern yang sediakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang ideal. “Kekhawatiran saya hilang, dulu saya khawair anak akan menangis saat masuk sekolah di awal. Tetapi kini saya senang bisa menyekolahkan anak saya di sini, karena dari kesan pertama saja anak saya tidak merasa takut untuk sekolah," ujar Dedy salah satu wali murid di Sekolah Yehonala.
Mitosima The Anakunda, Ketua Yayasan Sekolah Yehonala mengatakan, “Kami sangat bangga dan tersanjung jika ada wali murid yang memberikan sanjungan bahwa, anaknya senang sekolah, bahkan sekolah menjadi hal yang di tunggu-tunggu bukan ketakutan. Ya ini memang salah satu filosofi ketika saya ingin mendirikan sekolah ini, yakni sekolah itu harus bisa memberikan motivasi ke anak-anak bahwa ketika datang ke sekolah itu bukan hal yang menyebalkan, bikin kesal, jadi kami ingin anak-anak senang datang ke sekolah, jadi dari kecil kami ingin menanamkan mentalitas bahwa datang ke sekolah itu menyenangkan. Karena murid yang senang ke sekolah akan lebih mudah menerima pembelajaran yang diajarkan oleh guru sekolah.’’
Pendidikan merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang unggul dan berkualitas. Berdasarkan data yang dirilis oleh World Bank di tahun 2020, Indeks Sumber Daya Manusia (Human Capital Index) Indonesia berada di angka 0,54% dengan tingkat kompetensi global yang rendah berada di posisi ke 96 dari 173 negara. Ini menunjukkan bahwa Indonesia perlu meningkatkan kompetensi Sumber daya Manusia sejak dini agar mampu bersaing secara global.
“Sekolah Yehonala ini sangat mendukung sekali pendidikan anak usia dini, itu kenapa kesan nyaman menjadi tujuan utama kami anak senang sekolah, didampingi dengan fasilitas-fasilitas yang bisa mendukung kegiatan belajar-mengajar. Selaras dengan motto preschool kami yakni A Fun Place to Learn, tempat yang asyik untuk belajar,” imbuh Mitosima.
Memiliki fasilitas yang lengkap serta mengikuti perkembangan zaman adalah satu hal yang harus dipenuhi sekolah ini, karena pada prinsipnya sekolah ini ingin dapat menjadi tempat persiapan bagi anak untuk terjun ke dunia masyarakat, artinya mempersiapkan anak untuk masa yang akan datang. Mereka juga ingin anak-anak didiknya siap berkompetisi di dalam maupun luar negeri. (B-4)
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memantau peta sebaran kualitas tanah, mendapatkan rekomendasi perbaikan lahan, serta meninjau perubahan kesehatan tanah secara berkala.
AYIMUN Kelapa Gading Chapter mencatat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah. Dari 231 siswa yang mendaftar, sebanyak 158 siswa terpilih sebagai official delegates.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar usia 15-17 tahun, yang masih berada di bawah angka nasional.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
Prioritas utama dari kebijakan ini adalah untuk menjamin kesehatan serta keselamatan para peserta didik di tengah risiko bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved