Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
RASA persaudaraan bangsa-bangsa di dunia sangat kental mewarnai Forum
Internasional Food Festival (IFF) di Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh. Mereka antusiasi mengenakan pakaian tradisional negara asalnya pada parade penutupan festival.
Para mahasiswa Aceh menyambut gelaran ini. Mereka sangat mengagumi kemauan mahasiswa asing dari Benua Amerika, Afrika, dan Asia, yang mengenakan pakaian khas tradisional negaranya masing-masing.
"Parade Internasional seperti ini harus terus ada. Karena bisa membuka
wawasan untuk tahu khazanah budaya bangsa lain," kata Alwin, warga.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof Mustanir mengatakan, tujuan pegelaran parade internasional ini untuk memperkenalkan keragaman budaya dunia kepada mahasiswa dan warga
pengunjung. Saat ini ada banyak mahasiswa asing di USK. Kehadiran mereka begitu berharga untuk saling belajar dan mengenal budaya antar bangsa."
Ashyyev Toyly, mahasiswa USK asal Turkmenistan, mengaku senang ikut
terlibat dalam Parade Internasional ini. Dia tampak percaya diri
mengenakan busana turkmen telpek (topi) dan turkmen don (baju) khas
negaranya. Modelnya adalah baju terusan hitam berpadu luaran bendera
Turkmenistan.
"Senang bisa memperkenalkan budaya Turkmenistan di Indonesia, khususnya
Aceh. Parade Internasional ini menjadi pengalaman tak terlupakan selama
saya kuliah di USK," tutur Toyly.
Selain Parade Internasional ini, IFF 2023 juga menghadirkan beberapa
kegiatan lain, di antaranya demo masak masakan internasional, mini game, beauty talkshow, dan hiburan musik.
Sejarawan Muhammad Adli Abdullah, mengatakan, memperkenalkan beragam
pakaian adat, budaya dan makanan khas bangsa-bangsa di dunia merupakan upaya membuka wawasan masyarakat luas. Itu tak ubahnya membuka jendela dunia agar siapa saja memahami dan bengetahui berbagai warisan dunia yang perlu dilestarikan.
"Ini sangat positif. Semua kita bisa memahami dan menerima perbedaan antarsuku bangsa. Dengan demikian kita bisa saling mengakui dan menghormati keberagaman warna di dunia" tandas staf pengajar USK itu. (N-2)
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Nelayan berharap pembagian bantuan ke depan benar-benar tepat sasaran.
Penurunan aktivitas perdagangan semakin terasa sejak pandemi covid-19.
PERHIASAN itu tampak indah, diantaranya ada kalung, cincin, anting yang memiliki bentuk seperti daun semanggi (clover leaf). Rupanya, perhiasan bertajuk Star Leaf oleh Goldmart
Di tengah derasnya arus modernisasi dan gempuran teknik percetakan dalam industri batik, Aisha Nadia tetap teguh menjaga warisan budaya batik tulis tradisional.
Dian Sastrowardoyo yang didapuk menjadi ikon Indonesia Bertutur 2024 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Seni tradisional Indonesia, sebagai benteng kebudayaan Nusantara, semakin tergerus di tengah arus perubahan zaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved