Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGHADAPI merebaknya penyakit antraks yang menular kepada manusia di Gunungkidul, Pemkab Sleman dan Kulonprogo meningkatkan kewaspadaan dengan mengedepankan pencegahan.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan dengan merebaknya antraks di Gunungkidul, dia telah memerintahkan jajarannya untuk mengetatkan lalu lintas ternak terutama dari daerah-daerah yang banyak ditemukan kasus antraks.
Setiap ternak yang masuk atau diperdagangkan di Sleman dari luar daerah terutama dari daerah antraks, jelasnya, harus dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan hewan.
Baca juga: Antisipasi Antraks di Bantul, Perbatasan Diawasi
"Kami juga meminta petugas-petugas kesehatan hewan untuk siaga dan melakukan pemeriksaan maupun pemantauan ternak," kata Danang, Kamis (6/7).
Danang juga meminta para tenaga kesehatan hewan itu memeriksa pula ternak yang ada di peternakan atau yang dimiliki penduduk khususnya yang ada di daerah yang memiliki histori pernah terjangkit antraks.
Sementara dari Kabupaten Kulonprogo, Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo juga mengetatkan pengawasan lalu lintas ternak.
Baca juga: Tradisi Purak jadi Penyebab Kejadian Antraks di Gunungkidul Berulang
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Trenggono Trimulyo mengatakan untuk sementara wilayahnya membatasi masuknya ternak dari Gunungkidul ke Kulonprogo. Pengawasan, kata Trenggono, tidak hanya dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pangan tetapi juga Dinas Kesehatan.
"Kami terus melakukan pengawasan dan pemantauan ternak di kandang ternak milik warga, di tempat-tempat penjualan maupun di kandang penampungan," kata Trenggono.
Kandang dan bekas kandang penampungan saat menjelang Idul Adha, jelasnya juga dibersihakan. Kemudian masyarakat diberi penjelasan dan informasi terkait dengan antraks. (Z-6)
DUA ternak di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mati dan diduga terjangkit antraks.
Daerah Istimewa Yogyakarta terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat utamanya kalangan peternak dan menggencarkan vaksinasi ternak.
Tim Ditjen PKH melakukan disinfeksi kandang dan lingkungan, penyuntikan antibiotik profilaksis, serta pemberian obat dan vitamin kepada ternak yang berada di zona merah.
Untuk memperkuat respons lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul juga akan menerbitkan Surat Edaran (SE) Bupati tentang kewaspadaan terhadap antraks.
Kementan bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunung Kidul secara cepat menangani kasus antraks yang menyerang hewan ternak di tiga kelurahan di Gunung Kidul.
Kasus ini muncul di Kalurahan Tileng, Kecamatan Girisubo dan Kalurahan Bohol, Kapanewon Rongkop.
Kabar baik! MK putuskan penyakit kronis kini bisa masuk kategori disabilitas. Simak syarat asesmen medis dan prinsip pilihan sukarela dalam Putusan MK No. 130/2025.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved