Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DAERAH Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya diguncang gempa berkekuatan 6,4 SR. Pusat gempa yang terjadi pada Jumat malam pukul 19.57 WIB itu pada garis lintang 8,63 lintang selatan dan 110,08 bujur timur pada kedalaman 25 km.
Dalam keterangan tertulisnya BPBD DIY menyebutkan, lokasi gempa 86 km barat daya Bantul atau 90 km barat daya Kulonprogo atau 92 km barat daya Gunungkidul atau 98 km barat daya Kota Yogyakarta atau 453 km tenggara Jakarta.
Disebutkan gempa dengan durasi sekitar 20 detik itu tidak berpotensi menyebabkan tsunami.
Baca juga: Akibat Gempa di Selatan Bantul, Perjalanan KA Sempat Dihentikan
Dilaporkan gempa sempat membuat warga berhamburan ke luar rumah. Namun sejauh ini tidak dilaporkan adanya kerusakan bangunan. Namun demikian seluruh jajaran BPBD utamanya BPBD Kabupaten Bantul masih melakukan monitoring terkait dampak gempa.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Kulonprogo, Narji, anggota menjelaskan gempa di Kulonprogo juga terasa sekitar 20 detik. Ia juga menjelaskan, sejauh ini belum ada laporan kerusakan.
Baca juga: Gempa Bantul Juga Dirasakan Hingga Semarang
Terpisah, Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Franoto Wibowo menjelaskan, saat terjadi gempa ada 12 kereta api yang sedang melintas di Daop 6 yang membentang dari Solo hingga Kulonprogo. Setelah gempa, katanya, kereta yang sedang berjalan dihentikan sementara untuk menunggu hasil pemeriksaan prasarana oleh jajaran Daop 6.
Pemeriksaan, ujarnya meliputi jalan rel, jembatan hingga fasilitas operasi listrik aliran atas untuk KRL. Franoto menyebutkan kereta api yang sedang dalam perjalanan di lintasan atau petak di Daop 6 yang tertahan karena imbas gempa adalah KA Pasundan, KA Kahuripan, KA Wijaya Kusuma, KA Matarmaja, KA Bandara YIA, KA Jayakarta, KA Senja Utama Solo, KA Bangunkarta, KA Lodaya, KRL Commuter Line dan KA Gajayana.
"Alhamdulillah, selesai pemeriksaan oleh jajaran Prasarana Daop 6 Yogyakarta dan pukul 20.40 dinyatakan aman dan Kereta Api bisa berjalan normal kembali," kata Franoto.
Sementara dari BPPTKG Yogyakarta diperoleh keterangan, gempa tidak mempengaruhi aktivitas vulkanik Gunung Merapi.
(AU/Z-7)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
Gempa tektonik magnitudo 2,9 mengguncang Kota Bandung pada 6 Februari 2026. BMKG memberikan imbauan untuk kesiapsiagaan bencana dan pentingnya mitigasi serta edukasi gempa.
Secara rinci, BPBD menjelaskan tercatat rumah rusak di 7 titik, tempat ibadah 2 titik, fasilitas pemerintah 1 titik, fasilitas pendidikan 2 titik dan fasilitas kesehatan 3 titik.
SEJUMLAH rumah dilaporkan mengalami kerusakan usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Bantul, Yogyakarta, Selasa (27/1) kemarin.
BMKG memastikan rangkaian gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa maupun gempa susulan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa berada di darat, sekitar 16 kilometer timur Bantul, dengan kedalaman 11 kilometer.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
Cuaca ekstrem tersebut memicu setidaknya 14 kejadian bencana tersebar di 15 kecamatan, mulai dari pohon tumbang, kerusakan rumah warga, hingga gangguan fasilitas umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved