Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SERATUSAN sapi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terinfeksi penyakit lumpy skin disease (LSD) atau dikenal lato-lato. Saat ini sapi yang terpapar penyakit tersebut dalam penanganan.
Kepala Dinas Perikanan Kesehatan Hewan dan Peternakan (DPKHP) Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, menuturkan kurun dua bulan terakhir ditemukan sekitar 100 ekor sapi yang terpapar LSD. Namun, penyakit tersebut tidak menular ke manusia.
"Kalau yang namanya penyakit lato-lato atau LSD ini sebetulnya cacar sapi. Kalau yang sudah kita temukan memang (jumlahnya) cukup lumayan. Ada sekitar 100 ekor. Sudah kita tangani langsung. Penyakit ini bisa diobati dan tidak menular ke manusia," kata Aris kepada Media Indonesia ditemui di sela kegiatan Desa Manjur Bungah Pisan di Desa Sukasari Kecamatan Cilaku, Rabu (7/6).
Baca juga : LSD Serang 21 Hewan Ternak di Depok
Menurutnya, progres penanganan hewan ternak yang terpapar LSD sudah cukup baik. Artinya, saat ini sedang tahap penyembuhan. "Secara kesehatan hewan, untuk kembali pulih itu butuh waktu tiga sampai enam bulan," ucap mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur ini.
Penanganan sapi yang terpapar LSD, sebut Aris, diawali dengan masa inkubasi selama 14 hari. Kemudian dilanjutkan pengobatan selama lebih kurang tiga bulan. "Nah, masa pemulihannya selama enam bulan," kata Aris.
Baca juga : Sudin KPKP Jakbar Waspadai Penyakit Lato-Lato Jelang Lebaran
Bagi sapi yang terpapar LSD, Aris menyarankan agar tak diperbualbelikan. Dinas PKHP Kabupaten Cianjur akan mengawasinya di lapangan.
"Kami berharap kesadaran dari semua pihak mengawasi seandainya ada sapi terpapar LSD yang dijual di pasaran. Tidak hanya Dinas PKHP, tapi semua masyarakat harus ikut terlibat," pungkasnya. (Z-4)
Vaksinasi PMK bertujuan untuk memberikan penguat anti-PMK atau vaksin guna mencegah ternak dari penularan PMK.
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menerima sebanyak 19.500 dosis alokasi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari pemerintah pusat pada Januari 2026.
AFFA menggelar aksi damai di depan Plataran Hutan Kota, menyerukan agar perusahaan hotel mewah Plataran Group segera berkomitmen terhadap kebijakan telur bebas sangkar.
HINGGA bulan Mei 2025, Wabah Virus mematikan African Swine Fever (ASF), telah menewaskan 1569 ekor hewan ternak babi milik warga Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pemprov Jatim menyiapkan 2.598 orang petugas pemeriksa kesehatan hewan ternak kurban baik pemeriksaan sebelum pemotongan dan pemeriksaan sesudah.
Prinsip dasar PHBS sebenarnya bersifat universal dan sederhana, yakni memastikan kebersihan tubuh dari unsur luar.
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Kanker serviks saat ini merupakan penyakit penyebab kematian nomor 2 di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved