Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menggelar pertemuan pengurus dan bakal calon legislatif (bacaleg) di Kantor DPD Partai NasDem Klaten.
Pertemuan silaturahmi sekaligus halalbihalal DPD Partai NasDem Klaten,
Sabtu (13/5), dihadiri anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana dan Habib
Abdullah AA, bacaleg DPRD Jawa Tengah dari Solo.
Dalam pertemuan yang dibuka oleh Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten
Klaten, Harjanto, juga hadir Ketua DPD Partai NasDem Sukoharjo, Jack
Purwanto, dan dua orang bacaleg DPRD Kota Surakarta.
Ketua DPD Partai NasDem Klaten, Harjanto, dalam sambutannya mengatakan,
bahwa sebanyak 50 bacaleg Partai NasDem Klaten telah didaftarkan di KPU
Klaten dan dinyatakan lengkap dan diterima.
"DPD Partai NasDem Klaten siap bertarung dan bertempur dalam pemilihan legislatif tahun 2024. Semoga, calon legislatif Partai NasDem Klaten banyak yang terpilih," ujarnya.
Sementara itu, Eva Yuliana, anggota Komisi III DPR RI, dalam pertemuan
silaturahmi dan halalbihalal itu memberikan arahan dan motivasi kepada
bacaleg yang akan berkontestasi di Pemilu 2024.
"Kita saat ini bacaleg Partai NasDem. Mari kita saling bergandengan
tangan ke desa-desa bersilaturahmi dan sosialisasi kepada masyarakat,
serta memantaskan diri kita sebagai calon legislatif," ujarnya.
Sosialisasi dan silaturahmi dari desa ke desa itu perlu dilakukan para
caleg Partai NasDem. Tujuannya untuk memperkenalkan diri, sehingga
dikenal lebih dekat oleh masyarakat yang memiliki hak pilih.
"Hal itu saya lakukan saat menjadi caleg pada Pemilu 2014 dan 2019.
Untuk sosialisasi setiap hari saya keluar masuk lima desa. Bahkan, kadus dan kades saat keliling desa juga saya ikuti," imbuhnya.
Bahkan, lanjut Eva Yuliana yang juga sebagai Wakil Ketua DPW Partai
NasDem Provinsi Jawa Tengah, warga masyarakat yang sedang ngobrol bareng atau kongkow pun didatangi untuk memperkenalkan diri.
"Saya minta para caleg Partai NasDem meningkatkan sosialisasi dan
silaturahmi kepada masyarakat maupun komunitas relawan, keluarga
pendukung, dan sahabat yang memiliki hak pilih," pungkasnya. (N-2)
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Polres Klaten berhasil membongkar pencetak dan pengedar uang palsu pecahan Rp100.000, serta menangkap empat orang tersangka. Barang bukti uang palsu yang diamankan sebanyak 3.556 lembar.
Penyaluran beras SPHP ke Pasar Gedhe Klaten, dilakukan dua kali pengiriman. Pertama, pada Senin (23/2) 2.700 ton, dan penyaluran kedua, Jumat (27/2), sejumlah 2.000 ton.
Tujuannya memberi kesempatan kepada masyarakat pengguna layanan menyampaikan usulan, masukan, dan saran kepada penyelenggara pelayanan terkait dengan pelayanan yang diterima.
Ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, perlu ditangani secara sinergi dan kolaborasi gabungan dari berbagai sumber dana .
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved