Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran
2023 di Desa Kahuman, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah,
secara resmi dibuka oleh Bupati Sri Mulyani di lapangan Desa Senden,
Rabu (10/5).
Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I/2023 di Desa Kahuman, dihadiri
Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo, Ketua
DPRD Hamenang Wajar Ismoyo, Forkopimda, dan jajaran Kepala OPD Pemkab
Klaten.
Dandim 0723/Klaten Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo dalam sambutannya
mengatakan, kegiatan TMMD di Desa Kahuman akan dilaksanakan hingga 8
Juni 2023, dengan melibatkan personel kodim, polres, pemkab, perangkat
desa, relawan, dan masyarakat.
"Dengan adanya kegiatan TMMD Sengkuyung I/2023, baik kegiatan fisik maupun nonfisik diharapkan akan dapat meningkatkan kebersamaan dan sinergitas lintas sektoral, serta dapat mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang semakin kuat," tambahnya.
Adapun kegiatan fisik TMMD di Desa Kahuman, yakni berupa betonisasi
jalan sepanjang 674 M, lebar 3 M, dan tebal 15 Cm. Kemudian, pembuatan
talud panjang 250 M, tinggi 1 M, dan lebar 30 Cm. TMMD di desa ini
melibatkan 87 orang setiap hari.
"Sebanyak 87 orang yang terlibat dalam TMMD, meliputi TNI 40 orang,
Polri 5 orang, masyarakat 40 orang, dan tenaga teknis 2 orang. Dengan
dukungan tenaga sebanyak itu pekerjaan fisik akan dapat diselesaikan
sesuai target," kata Bambang.
Pelayanan non fisik
Selain kegiatan fisik, TMMD Sengkuyung I di Desa Kahuman juga
melaksanakan kegiatan nonfisik yang berupa pelayanan KB kesehatan,
posyandu, posbindu, serta sosialisasi stunting dan narkoba. Untuk
sosialisasi narkoba, TNI bekerja sama dengan Polres Klaten.
"Kami berharap agar seluruh personel Satgas TMMD bersama pemerintah desa dan masyarakat dapat bekerja sama dengan baik untuk menyelesaikan
seluruh sasaran kegiatan fisik maupun non-fisik," lanjut dia.
Sementara itu, Bupati Sri Mulyani berharap pembangunan di Desa Kahuman
yang belum terselesaikan oleh pemerintah daerah atau pemerintah desa
akan segera terwujud dengan adanya kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I
Tahun Anggaran 2023.
"Program prioritas TMMD di Desa Kahuman patut diapresiasi dan perlu kita dukung. Untuk itu, seluruh jajaran pemerintah desa dan masyarakat
diharapkan ikut terjun bergotongroyong bersama TNI-Polri, sehingga
target tercapai," imbuhnya.
Menurut Sri Mulyani, TMMD baik sengkuyung, reguler, maupun Karya Bakti
Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) di Kabupaten Klaten sangat membantu
pemerintah daerah. Untuk tahun ini direncanakan tiga kali kegiatan TMMD
dan delapan KBMKB.
Pada pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I/2023 juga dilakukan penyerahan
bantuan perbaikan rumah rusak, bantuan pembuatan jamban keluarga dan
usaha UMKM, serta santunan kepada marbot dari Baznas Klaten. (N-2)
Tradisi gerebeg syawal di Bukit Sidogura, adalah dalam rangka nguri-uri (melestarikan) budaya yang telah dijalankan para leluhur.
Tradisi Kenduri Bakdo Kupat sejak 1970 menjadi sarana mempererat kebersamaan, gotong royong, dan nilai spiritual warga pasca-Idul Fitri.
Kunjungan wisatawan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menurun pada libur Lebaran 2026. Perbedaan penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah turut memengaruhi kunjungan wisatawan tersebut.
Berdasarkan data harian Operasi Ketupat Candi, jumlah kendaraan yang keluar melalui gerbang tol di wilayah Klaten pada 17 Maret 2026 mencapai 17.668 unit.
Bus diberangkatkan ke titik kumpul pemberangkatan pemudik gratis di TMII Jakarta. Bus musik gratis itu nanti tiba di Klaten pada 17 Maret 2026.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved