Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 15.258 napi di Jawa Timur (Jatim) mendapat Remisi Khusus Idul Fitri 2023 dan 137 napi di antaranya bebas. Dampak dari kebijakan itu membuat negara menghemat anggaran pengadaan bahan makanan hingga Rp8,5 miliar.
Hal itu disampaikan Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari saat memimpin penyerahan Surat Keputusan (SK) Remisi Khusus Idul Fitri 2023 secara simbolis kepada narapidana se-Jatim, Sabtu (22/4).
"Kami telah menerima 11 SK dari Dirjen Pemasyarakatan Tentang Pemberian Remisi Khusus Idul Fitri Tahun 2023," kata Imam.
Karena bersifat khusus, kata Imam, remisi ini hanya diberikan untuk narapidana muslim. Namun mereka juga harus memenuhi persyaratan umum seperti berkelakuan baik. Juga sudah menjalani masa pidana minimal enam bulan untuk dewasa dan tiga bulan untuk anak.
Baca juga: 7.624 Warga Binaan Jakarta Mendapat Remisi Khusus
"Besaran remisi yang diberikan bervariasi, paling singkat 15 hari, paling lama dua bulan," kata Imam.
Para narapidana yang mendapatkan remisi ini berasal dari berbagai latar belakang tindak pidana. Mayoritas merupakan pelaku tindak pidana penyalagunanaan narkotika.
"Sekitar 60% penerima remisi dari kasus penyalahgunaan narkotika, sisanya pidana umum," ujar Imam.
Jika dilihat dari jenis remisinya, mayoritas narapidana atau sejumlah 15.121 orang mendapatkan Remisi Khusus I. Artinya mereka masih harus menjalani sisa pidana setelah mendapat remisi.
Baca juga: Lembaga Pemasyarakatan Lembata Gelar Salat Ied dan Umumkan Remisi
"Sedangkan 137 narapidana lainnya bisa langsung bebas karena mendapatkan Remisi Khusus II," ujar Imam.
Jumlah penerima remisi itu lebih sedikit jika dibandingkan dengan usulan yang diajukan Kanwil Kemenkumham Jatim kepada Dirjen Pemasyarakatan sebelumnya. Sebelumnya Kanwil Kemenkumham Jatim mengusulkan 15.408 narapidana.
Imam menambahkan, program pemberian remisi ini menguntungkan negara, karena menghemat anggaran untuk biaya makan narapidana. Dari Remisi Idul Fitri tahun ini, penghematan mencapai Rp8,5 miliar.
Nilai itu muncul dari perkalian antara jumlah narapidana yang mendapat remisi, besaran remisi dan anggaran negara untuk bahan makanan narapidana per harinya yang mencapai Rp20 ribu. Penghematan itu semakin besar nilainya karena korps pengayoman itu juga telah menerapkan program integrasi dan asimilasi rumah kepada warga binaannya.
"Sebelumnya, kami telah menerapkan program integrasi dan asimilasi rumah sejak 1 Januari hingga 20 April 2023 kepada 2.667 narapidana," terangnya. (Z-6)
KEMENTERIAN Imigrasi dan Pemasyarakatan atau Imipas memberikan remisi khusus dan pengurangan masa pidana kepada 44 warga binaan pemeluk agama Konghucu dalam momentum perayaan Imlek 2026.
WARGA binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Bandung, menerima bantuan akses pendidikan tinggi berupa beasiswa perguruan tinggi.
Kapal ini dirancang dan dikerjakan langsung oleh warga binaan dengan supervisi tenaga profesional serta pengawasan ketat petugas pemasyarakatan.
Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Temanggung, Jawa Tengah, mendapat pelatihan budidaya bawang merah sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ketapang berhasil digagalkan oleh petugas pengamanan.
Program restorasi kendaraan ini telah membuahkan prestasi, di mana beberapa motor yang telah direstorasi warga binaan berhasil memenangkan kontes restorasi motor.
DIREKTORAT Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memindahkan sebanyak 2.189 warga binaan kategori risiko tinggi (high risk) ke Lapas Nusakambangan
PEMERINTAH Indonesia dan Pemerintah Inggris resmi menandatangani Practical Arrangement terkait pemindahan dua narapidana berkewarganegaraan Inggris (Transfer of Sentenced Persons/TSP)
Bentrokan antar geng di penjara Esmeraldas, Ekuador, menewaskan sedikitnya 17 narapidana.
MOMEN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI menjadi kabar gembira bagi ribuan warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang ada di Kalimantan Tengah.
Narapidana tersebut berasal dari empat lapas di Lampung, yakni Lapas Narkotika Bandar Lampung, Lapas Kotabumi, Lapas Gunung Sugih, dan Lapas Bandar Lampung.
SEORANG narapidana atas nama Henderikus Yoseph Seran Bin Anderias Seran dilaporkan melarikan diri dari Lapas Kelas IIA Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved