Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKARELAWAN Srikandi Ganjar Sumatra Utara (Sumut) mengadakan pelatihan pencak silat bersama sejumlah perguruan yang ada di wilayah tersebut.
Koordinator Wilayah Srikandi Sumut Firda Annisa Sirait mengatakan melalui pelatihan itu, diharapkan milenial bisa membentuk jati dirinya.
“Pelatihan pencak silat ini digelar di Jalan Besar Namorambe, Desa Kuta Tengah, Kuta Tengah, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumut,” ujar dia dalam siaran persnya, Selasa (11/4).
Baca juga : Rajut Silaturahmi, Tuan Guru Sahabat Ganjar Gelar Sahur Bersama di Langkat
Total ada puluhan milenial yang berpartisipasi dalam kegiatan positif tersebut.
Menurut Annisa, pencak silat merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang mendunia.
Baca juga : Festival Ramadan Bulan Al-Qur'an Disambut Antusias Warga di Kaltara
“Pencak silat awalnya merupakan seni untuk pertahanan diri, dan seiring berjalannya waktu pencak silat juga dijadikan sebagai ajang perlombaan di nasional maupun internasional,” beber dia.
Annisa menuturkan, di zaman sekarang marak terjadi kejahatan di jalan.
Dengan adanya pelatihan silat itu, diharapkan masyarakat khususnya generasi milenial dapat membekali diri dengan seni beladiri.
“Namun, perlu dipahami bahwa sejatinya pencak silat merupakan media untuk memahami jati diri pribadi,” kata dia.
Dia pun berpesan kepada para milenial yang sudah belajar seni bela diri diharapkan lebih dapat mengontrol emosi serta tindakannya.
“Dengan begitu, nilai filosofis pencak silat dapat terus tertanam di dalam dirinya,” kata dia.
Dia menambahkan, pencak silat tidak digunakan untuk membuat kekacauan, oleh sebab itu para millenial jangan sampai salah langkah menggunakan keahliannya untuk menyakiti masyarakat umum ataupun melakukan tindak kejahatan.
Karenanya DPW Srikandi Ganjar Sumut berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat khususnya generasi millenial agar ke depannya dapat memberikan perubahan positif untuk masyarakat.
“Serta menjadi pribadi yang tidak jumawa. Tidak terlupakan, bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan program Ganjar Pranowo yang selalu memberikan ruang untuk para generasi millenial,” kata dia.
Pepen, salah satu peserta pelatihan menyambut baik upaya yang dilakukan Srikandi Ganjar.
“Ini tentu bermanfaat, selain mendapat pengetahuan dan keahlian, kami dapat menjalin silaturahmi,” kata dia. (RO/Z-5)
Razia kendaraan yang dilakukan Gubernur Sumut Bobby Nasution tidak seharusnya dilakukan karena berpotensi memicu ketegangan antardaerah.
Fraksi PDIP DPR RI menerima audiensi sejumlah masyarakat dari Desa Sihaporas, Kabupaten Simalungun, dan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Pengungkapan narkoba harus dilakukan bersama-sama dan tidak bisa dari satu sektoral.
“Perhitungan SROI merupakan komitmen keterbukaan dan pertanggungjawaban kepada stakeholders untuk mengontrol penggunaan sumber daya agar lebih efektif dan efisien.
Sengketa mengenai status empat pulau dari Aceh ke Sumatra Utara, kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi akan diambil alih oleh pemerintah pusat.
Yusril mengajak berbagai pihak, termasuk politisi, akademisi, ulama, aktivis, hingga tokoh-tokoh masyarakat agar menyikapi permasalahan ini dengan tenang dan penuh kesabaran.
Tata kelola organisasi yang profesional dan pemenuhan standar global menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melangkah lebih jauh di level internasional.
Muhammad Zaki Zikrillah Prasong mengakhiri kiprahnya di SEA Games 2025 dengan merebut emas nomor tanding putra kelas C 55-60 kg.
Film ini menampilkan pertarungan fisik berdarah-darah. Di sisi lain, elemen drama dalam film ini juga cukup kuat, terutama terkait hubungan persaudaraan.
PB IPSI tidak membebani para atlet dengan target medali di ISG kali ini.
Keikutsertaan Indonesia di AYG dan ISG bukan semata untuk berkompetisi, melainkan juga sebagai upaya diplomasi olahraga.
Pembukaan PON Bela Diri 2025 disemarakkan dua pesilat kawakan Indonesia yang juga dikenal di panggung internasional, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved