Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN warga membeludak di jalan-jalan Kelurahan Lohayong hingga Kelurahan Pohon Siri, Kecamatan Larantuka, Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pukul 19.30 Wita. Mereka memukul tiang dan menyeret seng di sepanjang jalan kota tua itu. Derit seng yang menyentuh bibir aspal menimbulkan gesekan hingga menyebabkan bunyi-bunyian panjang dengan durasi selama 5 menit.
Aksi para remaja dimulai dari Kapela Tuan Ana (Putera Allah) menuju Kapela Tuan Ma (Bunda Allah). Tradisi bunyi-bunyi saat Rabu Trewa di Larantuka menandakan situasi berkabung dan duka memasuki Tri Hari Suci.
Rabu Trewa merupakan tradisi mengenang Yesus ditangkap, diarak, dan kemudian disalib.
Baca juga: Jelang Ritual Semana Santa, Ribuan Peziarah Tiba di Kota Larantuka
Ada pemandangan yang unik di sisi bahu kanan jalan. Beberapa peziarah dari luar daerah turut menonton tradisi Rabu Trewa, yang dimulai dengan bunyi-bunyian sebagai tanda memasuki Tri Hari Suci. Dua peziarah yang duduk di kursi roda ikut menyaksikan tradisi Rabu Trewa menjelang Tri Hari Suci Semana Santa di Larantuka pada malam hari.
Para peziarah yang menamakan diri komunitas Frans Tour itu berjumlah 23 orang.
“Sungguh mengagumkan, karena banyak hal baru yang kita tahu di Flores Timur, baik alamnya, budayanya, dan tradisi,” ujar Enjel Pratiwi, dari Komunitas Frans Tour Jakarta.
Baca juga: Polres Flotim Siapkan 187 Personel untuk Amankan Tradisi Semana Santa
Enjel Pratiwi mengatakan, tujuan kehadiran mereka di kota Larantuka guna mengikuti perayaan Semana Santa.
“Saat nonton Rabu Trewa, awalnya kaget karena gaduh. Kegaduhan ini memang seperti bentrok, tapi kita diberitahu bahwa itu memang suatu kebudayaan bukan karena ada bentroknya,” katanya.
Lebih jauh ia mengatakan, tim Frans Tour akan berada di Larantuka selama 5 hari. Setelah itu mereka akan ke Maumere dan ke Kelimutu, Ende.
Sementara itu, Maria Veronika Kusuma Jaya, perempuan paruh baya kelahiran 31 Juli 1960, yang duduk di kursi roda itu terlihat senang karena ikut ambil bagian menonton tradisi Rabu Trewa di kota Larantuka.
“Bangga, senang. Larantuka itu memang beda ya, tidak sama di Jawa dari soal tradisi,” ungkapnya senang.
Sementara itu, Siwi Dwi Niti Swati, peziarah yang datang dari Jakarta mengatakan, dirinya sudah lama mendengar soal Semana Santa.
Ia mengaku cukup terbantu dengan literatur soal Semana Santa dari kakak iparnya, yang kebetulan berasal dari Larantuka bermarga Diaz.
“Ini pertama kali saya datang ke Larantuka. Saya juga ingin tahu tentang Semana Santa, yang memiliki tradisi yang hebat sekali. Saya kan buat status, banyak yang komentar ‘wah di mana itu?’ Saya bilang di Larantuka. Mereka bilang ikut-ikut. Kelihatan tahun depan pasti mereka ikut,” pungkas Siwi Niti. (Z-1)
GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas dan berpotensi terjadi erupsi eksplosif.
AKTIVITAS gunung berapi Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meningkat pada Jumat, 16 Agustus 2025.
BNPB meminta warga Kabupaten Flores Timur untuk tidak kembali ke kampung halaman atau kawasan rawan bencana (KRB) menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
GUNUNG Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali alami erupsi pada Selasa, 8 Juli 2025 petang, tepat pukul 16.08 WITA.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, erupsi lima kali pada Selasa malam (17/6) dengan tinggi letusan mencapai 5.000 meter.
Kondisi lesunya ekonomi yang melanda masyarakat Flotim dan kondisi bencana erupsi gunung Lewotobi laki-laki yang terjadi belum lama ini.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved