Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH 16 tahun 8 bulan, Sekolah Sukma Bangsa, Pidie, Aceh, beroperasi. Sekolah yang menitikberatkan pembentukan karakter terpuji anak didik itu, terus mendapat pengakuan baik dari kalangan perguruan tinggi negeri di Tanah Air.
Tahun ini, misalnya, lembaga pendidikan di bawah Yayasan Sukma yang diinisiasi chairman Media Group Surya Paloh tahun ini kembali melahirkan para generasi gemilang. Sembilan siswa dan siswi Sekolah Sukma Bangsa Pidie dinyatakan lulus masuk perguruan tinggi negeri jalur
Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2023 alias jalur undangan.
Kepala SMS Sukma Bangsa Pidie, Muchlisan Putra, mengungkapkan, para siswa yang mendapat kesempatan kuliah di perguruan tinggi negeri itu ialah Rizfa Maghfirah (Ilmu Politik USK), Irma Alfathani (Pendidikan Dokter USK), Najwa Azizi (Psikologi USK), Nadia Larisa (Sosiologi USK), Annisa Ul Izzati (statistika USK), Shifatun Naya (Teknik Kimia USK), Tsalisa Syifa Adillah (Ilmu Hukum USK), M Ghalilan Dhiaulhaq (Teknik Elektro USK) dan Alfi Syahrin (Ekonomi Pembangunan USK).
Sementara itu, Ghina Zuhaira, alumnus Sekolah Sukma Bangsa Pidie yang lulus jalur undangan dan kini menjadi mahasiswi Fakultas Kedokter Universitas Syiah Kuala (USK) berharap para yuniornya akan lebih bersungguh-sungguh mencetak prestasi dan bersemangat tinggi belajar.
"Bukan saja berkemampuan akademik, tapi juga lebih penting mengembangkan nilai moran religi yang berkarakter sebagaimana cikal bakal yang ditanam oleh guru-guru kita di Sekolah Sukma. Karena sikap dan moral kita dapa mempengaruhi pandangan publik terhadap almamater kelulusan" kata Ghina.
Dia meminta adik-adik kelasnya itu tidak larut dalam euforia. "Perjuangan mengarungi dunia pendidikan di universitas jauh
lebih berat di era kedepan yang harus berpacu mengejar teknologi terbaru," tandasnya.
Ia meminta mereka tidak terlena dengan penampilan kemewahan, karena dekat di bibir jurang kegagalan. Terfokus menggapai keberhasilan dan selalu tegar menghadapi tantangan.
"Pandai pandai menjaga diri, karena kita harapan bangsa yang
sedang meniti zaman" tambah Muhammah Haiqal, mahasiswa semester VI Teknik Sipil USK yang juga alumnus Sekolah Sukma Bangsa Pidie.
Pelajar berintegritas
Budayawan Aceh, M Adli Abdullah yang juga Dosen Hukum di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, mengakui kemampuan akademis lulusan
Sekolah Sukma Bangsa saat masuk perguruan tinggi.
Dengan budaya jujur, tidak mau mencontohkan jawaban orang lain dan percaya diri ternyata mereka banyak lulus di Kedokteran, Teknik Sipil, Arsitektur, Hukum dan lainnya. Mereka tersebar ke berbagai Universitas terkemuka di Tanah Air.
Dikatakan Adli, Karena moral dan karakter mereka telah memuaskan para
donatur dan penyandang dana untuk pembangunan sekolah ini saat rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca-tsunami 26 Desember 2004. (N-2)
PANITIA Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru atau SNPMB 2026 memperketat aturan main dalam pemilihan program studi (prodi) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Tim Penanggungjawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 meminta sekolah segera mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Untuk membuat akun SNPMB, siswa dapat mengikuti langkah-langkah berikut dan simak syarat pendaftarannya.
Sedikitnya 100 orang siswa kelas XII MAN 1 Pidie berpeluang mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
TAHAPAN Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) mulai dibuka Senin (29/12).
Mulai 2026, siswa yang ikut SNBP tak lagi hanya mengandalkan rapor. Mereka wajib menjalani Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan mekanisme pendaftaran yang lebih ketat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved