Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Daerah Istimewa Yogyakarta, Subardi, mengemukakan kader dan pendukung Partai NasDem haruslah orang-orang yang cerdas. Kemampuan berpikir dan bertindak yang cerdas dibutuhkan untuk mengawal pembangunan negara.
"Menjadi kader NasDem harus berpikir cerdas. Itu bekal utama menjalankan tugas kepartaian. Jika kadernya cerdas, kontrol terhadap berbagai kebijakan pemerintah akan semakin baik," kata Subardi saat menggelar sosialisasi bersama Kementerian Perdagangan di auditorium Bagong, di kawasan Godean, Gamping, Sleman, Kamis (16/3/2023).
Dalam acara yang dihadiri kader NasDem dan masyarakat dari berbagai Kabupaten di DIY itu, Subardi berpesan agar setiap kader NasDem mampu berpikir kritis dan solutif. Kritis dalam arti berani membela kepentingan masyarakat, sedangkan solutif bermakna mampu memecahkan masalah apapun yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, menjadi kader cerdas akan menuai dukungan penuh masyarakat untuk menjadi wakilnya di kursi legislatif maupun eksekutif.
Baca juga: Indeks Pembangunan Gender di Sikka Tahun 2022 Turun
"Kader cerdas akan melahirkan kaderisasi yang tangguh dan militan. Kader yang cerdas juga akan diandalkan masyarakat. Itu yang dibutuhkan NasDem untuk menghasilkan pemimpin berkualitas," jelas Subardi.
Menjadi kader cerdas akan memahami aturan hukum, etika, dan moral. Kemampuan tersebut akan menularkan kepada masyarakat luas. Untuk mencetak kader yang cerdas, Subardi selalu mengajak kader NasDem mengikuti berbagai forum kedewanan dan kepartaian, termasuk sosialisasi kali ini.
Baca juga: Jokowi ajak Masyarakat Tabalong Menjaga Kerukunan
"Sosialisasi berbagai kebijakan mengajak kita untuk memahami lebih dalam. Ini bagus untuk mengasah pikiran kader. Saya akan terus mengajak kader apapun forumnya, sosialisasi maupun kajian lain," terang Anggota Komisi VI DPR itu.
Sosialisasi kali ini mengambil tema seputar perlindungan konsumen. Materi yang diulas perihal masyarakat memahami hak-haknya sebagai konsumen dan jika mendapati kecurangan. Selain Subardi, sejumlah narasumber hadir antara lain perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Enny Sumi Rahayu, dan Ketua Lembaga Konsumen Yogyakarta, Intan Nur Rahmawati.
"Masyarakat harus mau melapor jika terjadi hal-hal yang merugikan sebagai konsumen. Mudah, datang, sampaikan keluhannya dan kami akan menindaklanjuti," kata Intan Nur Rahmawati. (RO/Z-2)
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved