Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKARELAWAN Gus-Gus Nusantara (GGN) Jawa Timur (Jatim) menyambangi pondok-pondok pesantren yang ada di Jatim untuk menggelar kegiatan yang bermanfaat untuk para santri. Kali ini ke Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur di Desa Kalipuro, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jatim, kemarin.
Para santri tersebut menerima pelatihan tata cara ijab kabul dan perwalian nikah sesuai syariat Islam dari relawan GGN Jatim.
Koordinator Wilayah Gus-Gus Nusantara Jatim, Alwy Hasan mengatakan, pemateri dalam pelatihan ini merupakan seorang ustaz lulusan ponpes ternama di Jatim.
"Ini kami rasa sangat penting, untuk secara tidak langsung untuk mencegah seks bebas, untuk memberikan wawasan kepada anak muda dan masyarakat bahwa nikah itu halal, nikah itu ibadah yang disunahkan oleh Rasulullah," kata Alwy dalam keterangannya, Selasa (7/3/2023).
Relawan GGN juga menyerah paket buku panduan pernikahan sesuai syariat Islam agar nantinya bisa dibaca dan dipelajari para santri usai pelatihan.
Lewat pelatihan ini, dia berharap pengetahuan para santri bisa bertambah dan kelak ketika menikah, bisa melaksanakannya sesuai dengan tata cara yang sesuai dengan Islam.
"Outputnya nanti adalah agar pernikahan-pernikahan yang dilakukan ini benar-benar sah dan diridai oleh Allah SWT. Sehingga kedepannya rumah tangga yang dibina oleh si manten, bisa sakinah mawaddah, warahmah," ujarnya.
Selain pelatihan, GGN Jatim juga memberikan bantuan karpet kepada pihak ponpes. Alwy menyebut, bantuan ini untuk menunjang aktivitas para santri
*Karena lokasi gedungnya (ponpesnya) besar, aulanya bentuknya besar-besar, kami tambahkan karpet yang tebal. Lebih tebal dari karpet biasanya," ucap Alwy.
Dia berkomitmen bahwa relawan GGN akan terus mengadakan pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan ibadah. Dia menyebut ini sebagai cara GGN menyambut Bulan Ramadan.
"Agar supaya masyarakat tahu, ibadah itu tidak mempersulit. Bahwa ibadah itu mudah kok. Mudah dan gratis, dan pahalanya banyak," sebutnya.
Apresiasi pun diberikan salah satu pengasuh Ponpes An-Nur, Wahyu Aris Setyawan. Wahyu menyebut, pelatihan dan bantuan karpet yang diberikan GGN Jatim sangat bermanfaat untuk para santrinya.
"Selama ini kalo kurang kan enggak pakai karpet, langsung lantai. Kan kasian dingin. Kalau malam kita ngaji di sini dingin. Jadi, bantuan karpet ini sangat bermanfaat untuk santri mengaji dan aktivitas lain," ujar Wahyu.
Dia berharap, relawan GGN bisa kembali hadir di ponpesnya untuk menggelar pelatihan lain. Dia menuturkan keinginannya agar pelatihan berikutnya mengambil tema yang bisa membuat santri bisa sukses saat lulus dari ponpes.
"Pelatihan tentang santri untuk siap di dunia masyarakat. Yang pertama tentang berwirausa, biar santri tahu bagaimana usaha di dunia masyarakat," tuturnya. (N-3)
Baca Juga: OMG Jabar Gotong Royong Bangun Fasilitas Wudu dan Toilet Umum di Majalengka
Insiden kebakaran yang terjadi di lantai dasar Pondok Pesantren Al Mawaddah, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyebabkan sedikitnya sembilan santri alami gangguan pernapasan
Tim Phoevaya mengembangkan CalmiBand, sebuah gelang pintar yang dirancang untuk membantu anak autistik dengan memantau tingkat emosi dan stres secara real time.
WAKIL Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i memastikan agar seluruh santri di Indonesia mendapatkan akses program Makan Bergizi Gratis (MBG)
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya penguatan karakter santri berbasis kecerdasan kontemplasi. Hal ini disampaikannya saat membuka Expo Kemandirian Pesantren.
Potensi besar jumlah santri di Indonesia dapat menjadi kekuatan nyata dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
Kemkomdigi mengajak para santri di seluruh Indonesia untuk menjadi 'Sahabat Tunas', generasi muda yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab dalam beraktivitas di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved