Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN warga Pekalongan, Jawa Tengah, masih bertahan di pengungsian, karena banjir yang melanda kawasan itu tidak kunjung surut. Bahkan cuaca ekstrem yang terjadi membuat warga semakin khawatir.
Pemantauan Media Indonesia, Sabtu (25/2), banjir melanda di belasan wilayah di Kabupaten dan Kota Pekalongan hingga saat ini masih cukup tinggi berkisar 50-100 sentimeter merendam ribuan rumah penduduk. Banjir terjadi sejak Kamis (23/2) disebabkan meluapnya beberapa sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kedua daerah itu, selain menyulitkan aktivitas warga kedua daerah juga menimbulkan gelombang pengungsian. "Masih ada ratusan warga bertahan di pengungsian karena banjir belum surut," kata Kepala BPBD Kota Pekalongan Aprilyanto Dwi Purnomo.
Petugas gabungan yakni TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga sejak pagi terus melakukan pembersihan dan pengangkatan sampah serta tanaman liar eceng gondok yang menutup aliran air di Sungai Bremi, Kota Pekalongan. 'Selain intensitas hujan yang tinggi, penyebab banjir yaitu aliran sungai tersumbat sampah dan eceng gondok, sehingga kita bersihkan," ujar Komandan Koramil 01/Pekalongan Barat Kapten Inf Abdul Mutholib.
Jumlah sampah dan eceng gondok menutup saluran air tersebut, ungkap Lurah Tirto Nur Imaniyah, cukup banyak sehingga memerlukan waktu dan tenaga cukup besar. "Sudah beberapa truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengangkut dan membuang sampah dan eceng gondok, tetapi tidak kunjung habis," tambahnya.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan berbagai upaya terus dilakukan untuk mengatasi banjir di daerah ini. Ditargetkan proyek sistem pengendali banjir dan rob di Kota Pekalongan selesai Oktober 2023.
Saat ini proyek untuk mengurangi dampak banjir dan rob di sejumlah wilayah di Kota Pekalongan, lanjut Achmad Afzan Arslan Djunaid, sebanyak tiga paket pekerjaan fisik telah mencapai lebih dari 60%. Salah satunya yakni kolam retensi, pembangunan
parapet, pekerjaan bendung gerak, dan pekerjaan regular gate untuk sistem Sungai Lodji.
Paket kedua yaitu kedua normalisasi Sungai Banger, pembangunan parapet, normalisasi Sungai Gabus, dan tanggul rob. Paket ketiga yakni pekerjaan pompa serta pekerjaan long storage Sibulanan sepanjang dua kilometer serta long storage Susukan dan Celumprit. (OL-14)
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menyebut dampak hujan lebat mengguyur setidaknya terdapat 10 kejadian bencana yakni ada 6 kawasan longsor dan 4 kawasan banjir.
MENTERI Perhubungan RI Dudy Purwagandhi meninjau langsung jalur kereta api lintas Pekalongan-Sragi, Jawa Tengah, yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem, Rabu (21/1).
Permintaan modifikasi cuaca tersebut didasari kekhawatiran banjir akan meluas di empat kecamatan di Kota Pekalongan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Pasangan pengantin tetap menggelar resepsi meski banjir menggenangi lokasi acara akibat tingginya curah hujan di Pekalongan.
Hingga Minggu (18/1) sore, ribuan penumpang membatalkan tiket perjalanan dari wilayah Daop 4 Semarang, maupun stasiun keberangkatan lainnya akibat banjir Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved