Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejumlah wilayah Jabodetabek kembali dilanda banjir akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Meskipun merupakan sebuah bencana, fenomena ini tidak jarang dimanfaatkan oleh anak-anak untuk bermain air.
Aktivitas ini jelas memiliki risiko dan berbagai dampak bahaya kesehatan yang serius bagi. Air banjir yang keruh menandakan bahwa air tersebut telah terkontaminasi oleh berbagai jenis kotoran, seperti adanya campuran lumpur, sampah, hingga bakteri dan virus yang tak terlihat secara kasat mata.
Oleh sebab itu, air banjir tidak aman untuk bermain, terutama bagi anak-anak. Berbagai dampak kesehatan dapat muncul akibat paparan air banjir.
Berikut risiko penyakit akibat bermain air banjir:
Selain terjadi berbagai penyakit tersebut, bermain air banjir juga berisiko terluka akibat tusukan benda tajam yang berada di dalam genangan, seperti pecahan kaca atau logam tajam. Bahkan bila terjadi luka, ada kemungkinan orang yang terkena bisa mengalami infeksi serius seperti tetanus. (E-3)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di wilayah Jakarta, akhir pekan lalu, sudah masuk dalam kategori ekstrem sehingga menyebabkan banjir
Banjir Jakarta 18 Januari 2026 merendam 37 RT. Cek lokasi pengungsian dan titik banjir terkini di sini.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Hingga Minggu sore, 47 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di Jakarta belum terbebas dari genangan akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam.
Di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Ancol ketinggian air mencapai 25 sentimeter (cm), sementara di Jakarta Barat, tiga RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian hingga 60 cm.
Hujan mengguyur ibukota sejak Minggu, 18 Januari 2026 dini hari, membuat sejumlah wilayah terendam banjir. Salah satu titiknya berada di Jembatan Tiga hingga Jalan Pluit Selatan Raya.
Banjir tengah melanda berbagai daerah di Indonesia, tidak terkecuali Jabodetabek. Hal itu menimbulkan dampak yang berbahaya bagi masyarakat, khususnya penyebaran penyakit leptospirosis.
SELAIN penanganan banjir di Jabodetabek yang perlu dikebut. Pemerintah dan masyarakat juga perlu memperhatikan pencegahan berbagai penyakit yang berpotensi muncul saat banjir terjadi.
Air yang menggenang di sekitar rumah saat banjir dapat memicu sejumlah penyakit seperti diare, penyakit kulit dan leptospirosis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved