Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kota Payakumbuh menjadi ketahanan pangan sebagai program prioritas untuk tahun 2023. Pangan merupakan kebutuhan yang sangat mendasar bagi manusia, sehingga tuntutan pemenuhan pangan merupakan pemenuhan hak azasi setiap individu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda mengatakan Dinas Ketahanan Pangan memiliki beberapa program kerja pada tahun 2023 diantaranya penanggulangan Inflasi, penanggulangan Stunting dan pennaggulangan kemiskinan Ekstream.
Adapun beberapa program yang dilakukan di antaranya Gebu, Suka Palo, dan Siaga Pasti. Gebu (Gerakan Seribu Serhari), dimana program ini, warga miskin ekstrem yang menjadi tangungan Dinas Ketahanan Pangan.
Sementara Suka Palo ( Suka Makan Pangan Lokal ), Dinas ketahanan pangan melalui gerakan percepatan diversifikasi konsumsi pangan lokal non beras dan non terigu dengan mengurangi konsumsi beras dan terigu pada setiap rapat, sosialisasi dan pelatihan.
Siaga Pasti ( Sistim informasi Harga Pangan Pokok Strategis Terintegrasi), Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh berkolaborasi dengan Radio Safasindo dan Dinas Kominfo dalam menyebarluarkan informasi harga setiap hari melalui media sosial, aplikasi my kopay dan aplikasi panel harga pangan. ”Semoga program kerja tahun 2023 yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik dan diharapkan arahan dan kerjasama dari seluruh OPD terkait,” kata Edvidel.
Pj. Wali Kota Rida Ananda mengatakan saat ini pemerintah sedang berfokus pada penanganan stunting dan kemiskinan ekstream. Dimana di tahun 2024 nantinya target penurunan stunting mencapai 14%. “Untuk itu diharapkan kepada Dinas Ketahanan pangan untuk mempercepat program penanganan stunting dan kemiskinan ekstream agar dapat mecapai target yang sudah ditentukan,” ujar Rida.
Rida juga menegaskan pentingnya perwujudan ketahanan pangan. Hal ini sudah ditegaskan pada pasal 45 Undang-undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan, Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2002 dan dalam PP 38 Tahun 2007 yang menetapkan ketahanan pangan sebagai urusan wajib pemerintah daerah,” tegas Rida.
Ditambahkannya, saat ini banyak Negara sedang dihadapkan pada krisis pangan, antara lain ditandai dengan naiknya harga bahan pangan di pasaran dunia yang memicu kenaikan harga bahan pangan dalam negeri. Kondisi ini tentu akan memberikan pengaruh yang kurang baik bagi ketahanan pangan khususnya di Kota Payakumbuh.
Rida menghimbau kepada seluruh Kepala OPD untuk bersama-sama berupaya memecahkan berbagai persoalan yang muncul terkait ketahanan pangan.
“Mari bersama kita upayakan langkah-langkah dalam memecahkan persoalan terkait ketahanan pangan, diantaranya memantapkan ketersediaan pangan untuk menuju kemandirian pangan, berupaya secara konsisten mengurangi stunting, kemiskinan ekstream dan pengangguran serta memberikan dorongan kepada masyarakat untuk melakukan diversifikasi makanan dengan mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan tertentu dan mengembangkan sistem kewaspadaan pangan dan gizi,” tutupnya. (OL-12)
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan sejarah pada cadangan beras pemerintah yang kini menyentuh level tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Penelitian menunjukkan bahwa kadar mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan mangan pada terong dilaporkan meningkat setelah dibakar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar rapat terbatas (ratas) untuk merumuskan langkah pengendalian harga yang efektif.
Satgas Pangan memastikan masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan barang.
Hilangnya kedekatan masyarakat dengan pangan lokal bukan sekadar masalah perubahan selera.
Acara tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, serta dihadiri para asisten, staf ahli, dan 31 kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
PEMERINTAH Kota Payakumbuh kembali menjajaki peluang kerja sama internasional dengan menerima kunjungan delegasi dari Malaysia pada Selasa malam (29/4).
MENJELANG Idul Fitri 1446 Hijriah, harga daging sapi di Payakumbuh, Sumatra Barat, mengalami lonjakan signifikan, mencapai Rp140 ribu per kilogram.
Jasman memantau harga lima komoditas pokok utama, yaitu daging sapi, telur, cabai merah, bawang, dan beras.
Diputuskan bahwa pemprov Sumbar mengizinkan Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam dan Kabupaten 50 Kota boleh membuang sampah di lokasi TPA Regional selama dua bulan.
Kota Payakumbuh pada Mei 2023 telah dicanangkan sebagai Kota Bebas Pungli oleh Ketua UPP Saber Pungli Pusat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved