Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor Klaten, Jawa Tengah, memberikan bantuan sosial untuk penanganan stunting di Desa Karanganom, Klaten Utara, Selasa (31/1). Bantuan sosial berupa bahan pangan kebutuhan anak balita itu diserahkan langsung oleh Kapolres AKB Eko Prasetyo di Balai Desa Karanganom.
Penyerahan bantuan dihadiri Plt Camat Klaten Utara Nindyarini, Wakapolres Kompol Tri Wakhyuni, Pejabat Utama Polres Klaten, dan Forkopimcam.
Kapolres AKB Eko Prasetyo mengatakan bantuan ini diberikan kepada ibu-ibu Desa Karanganom yang memiliki anak balita (umur di bawah lima tahun).
"Tentu, dengan diberikan bantuan bahan pangan ini diharapkan masalah stunting di Klaten, khususnya Desa Karanganom dapat teratasi," kata Eko.
Sementara itu, Bidan Desa Karanganom Deny Retnasari menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Klaten yang peduli terhadap masalah stunting. Kasus stunting di Desa Karanganom tercatat terjadi pada 40 anak di 2022. Jumlah ini menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 70 anak.
Baca juga: Heru Pastikan Program Bantuan Atasi Balita Stunting
Menurut Deny, penanganan stunting dilakukan dengan kerja sama pemerintah desa, pemerintah kecamatan, TP PKK, dan Dinas Sosial PPPAKB Klaten. Untuk pencegahan stunting, anak-anak balita di desa ini diberikan makanan tambahan. Selain itu, diadakan pemeriksaan anak balita rutin setiap bulan.
"Kalau balita stunting yang diperiksa di posyandu ada masalah serius, langsung kita rujuk ke dokter spesial anak untuk penanganan lanjutan," tuturnya.
Selain itu, lanjut Deny, untuk menekan angka stunting di desa ini kesehatan ibu-ibu hamil pun dipantau. Salah satunya dengan diadakan kelas ibu hamil.
"Target kami di Desa Karanganom 2023 zero stunting. Untuk itu, kami akan berusaha menggandeng atau kerja sama dengan lintas sektoral," pungkasnya.(OL-5)
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved