Rabu 18 Januari 2023, 17:25 WIB

Pandemi Usai, Penyortir Pinang di Kuala Tungkal Kembali Umrah Gratis

Solmi | Nusantara
Pandemi Usai, Penyortir Pinang di Kuala Tungkal Kembali Umrah Gratis

MI/SOLMI
Para pekerja PT Bintang Selamanya tengah beraktivitas

 

BERAKHIRNYA pandemi covid-19 memberikan kegembiraan tersendiri bagi
emak-emak yang bekerja di PT Bintang Selamanya, sebuah perusahaan
eksportir biji pinang di Kota Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjungjabung
Barat, Provinsi Jambi.

Kebahagiaan tersebut paling tidak, dirasakan Zubaidah, Ermi Yati dan
Rosmidah, tiga wanita yang bekerja sebagai tukang sortir biji pinang
di perusahaan yang berada di Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, itu.

Berkat etos kerja dan kejujuran mereka, pada Januari 2023, ketiganya -- ditemani satu orang mahromnya (suami) terpilih mendapatkan hadiah menunaikan umrah atau ibadah haji
kecil yang dibiayai perusahaan.

"Alhamdulillah. Ini berkah yang sangat berharga bagi kami di tahun
ini. Kami bisa menunaikan ibadah langsung ke Tanah Suci Makkah dan
Medinah. Soal pembiayaan, semua ditanggung perusahaan tempat kami
bekerja," ungkap Zubaidah yang 6 Januari 2023 lalu sudah berpose bersama teman-temannya di Tanah Suci.

Dikretur PT Bintang Selamanya Hadi Tan, mengamini hadiah Umrah yang
diberikannya kepada Zubaidah dan kawan-kawan di tahun 2023.

Menurutnya, Program Umrah Gratis sebagai bagian dari program
spiritual company -- saban tahun dilaksanakan. Namun semenjak masa
pandemi terpaksa dihentikan.

"Sudah lazim, tiap tahun kita memberangkatkan karyawan untuk ibadah
umrah ke Tanah Suci. Tiap tahunnya minimal dua sampai enam orang. Bagi
karyawan yang bekerjanya rajin dan jujur kita berikan reward untuk
berangkat umrah, semua biaya yang dikeluarkan plus uang saku
ditanggung perusahaan," sebut Hadi Tan

PT Bintang Selamanya merupakan sebuah perusahaan yang bergerak pada usaha pengolahan pinang untuk ekspor yang berada di Parit IV, Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi.

Memperkerjakan lebih dari 300 orang karyawan, yang didominasi kalangan
emak-emak yang berada di seputaran Kota Kuala Tungkal. Para pekerja
terlibat mulai dari proses pengolahan pinang, seperti pengupasan,
pengeringan, penyortiran, pengemasan hingga proses pengiriman melalui jalur laut pantai timur ke berbagai negara. (N-2)

Baca Juga

DOK. 123RF

Gempa Bermagnitudo 5,4 terjadi di Jayapura

👤Terry Leisubun 🕔Kamis 09 Februari 2023, 15:48 WIB
Aparat gabungan TNI/Polri dan instansi lainnya saat ini sedang membantu korban yang tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa...
ANTARA FOTO/Eric Ireng

Polisi Temukan 19.548 Liter Minyakita di Gudang Weleri Kendal

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 09 Februari 2023, 15:47 WIB
"Jumlah minyak goreng bersubsidi Minyakita tersimpan di gudang itu mencapai 19.548 liter atau 17,5 ton, sehingga terjadi kelangkaan di...
mediaindonesia.com/freepik

Jumlah Anak Pengidap Diabetes di Kota Semarang Naik 40 Persen

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 09 Februari 2023, 15:40 WIB
"Dibandingkan tahun 2021, jumlah anak mengidap diabetes pada tahun 2022 meningkat cukup besar, sehingga perlu penanganan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya