Rabu 11 Januari 2023, 17:54 WIB

Kapal Diterjang Angin Kencang, Nelayan Buton Dilaporkan Hilang

Mediaindonesia.com | Nusantara
Kapal Diterjang Angin Kencang, Nelayan Buton Dilaporkan Hilang

DOK MI.
Ilustrasi.

 

TIM SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang akibat perahu saat melaut di sekitar perairan Boneatiro Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, diterjang angin kencang. Korban bernama Muhammad Rafli, 23, dilaporkan hilang setelah perahu yang digunakan untuk memancing ikan di perairan Desa Boneatiro, Kecamatan Kapontori, Buton, Sulawesi Tenggara, dihantam angin kencang.

"Kami Basarnas Kendari menerima informasi tersebut dari Bapak Masrianto selaku Kepala Desa Boneatiro yang melaporkan bahwa telah terjadi kecelakaan kapal yakni satu nelayan terjatuh dari longboat-nya di sekitar Perairan Boneatiro, Buton," kata Pelaksana Harian Kepala Basarnas Kendari, Rudi, di Kendari, Rabu (11/1).

Ia menjelaskan usai menerima laporan tersebut pihaknya memberangkatkan tim penyelamat dari Pos SAR Baubau untuk melakukan operasi pencarian terhadap korban. "Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi terakhir korban dilaporkan hilang dengan menggunakan rescue car membawa satu rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan lain untuk memberikan bantuan SAR," katanya.

Pencarian korban yang merupakan warga Desa Boneatiro, Kabupaten Buton, melibatkan tim penyelamat dari Pos SAR Baubau, Polsek Kapontori, Babinsa Kapontori, Bhabinkamtibmas Boneatiro, PMI Baubau masyarakat sekitar, dan keluarga korban. Basarnas menyebut kondisi cuaca saat pencarian korban berawan, tinggi gelombang 0,5-1,25 meter, arah angin bertiup dari barat daya ke barat laut dan kecepatan angin 2-15 knot. Operasi pencarian menggunakan satu rubber boat dan 12 perahu panjang nelayan setempat. 

Korban dilaporkan keluar melaut sejak Selasa (10/1) sekitar pukul 11.30 Wita sekitar 1 mil laut dari Desa Boneatiro ke arah Tanjung Kamponea untuk mencari ikan dengan menggunakan perahu panjang. Namun nahas sekitar pukul 12.00 terjadi angin kencang di sekitar perairan tersebut. Pada pukul 13.00 setelah angin kencang terjadi, perahu milik korban ditemukan oleh nelayan di sekitar Tanjung Kamponea. 

"Selanjutnya nelayan tersebut melaporkan kepada pihak keluarga korban. Pencarian telah dilakukan tetapi hingga informasi ini diterima dengan hasil nihil. Karenanya, kami bersama Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian korban," tutur Rudi. (Ant/OL-14)

Baca Juga

Metro TV/Teguh Angga.

Mantan Anggota DPRD Langkat Tewas Ditembak

👤Teguh Angga 🕔Jumat 27 Januari 2023, 15:00 WIB
Atas kejadian itu, anak-istri Paino tak mampu membendung duka. Istri Paino terus menunjukkan muka kesedihan dan berkali-kali menangis...
MI/Widjajadi

Ratusan Anak TK Sambut Peresmian Solo Safari

👤Widjajadi 🕔Jumat 27 Januari 2023, 14:14 WIB
Kawasan seluas 13,9 hektare (ha) itu menghadirkan lebih dari 347 individu satwa dari total 87 spesies satwa endemik Indonesia yang terancam...
Dok. Traveloka

5 Rekomendasi Hotel Murah di Bandung, Tetap Nyaman dan Lengkap

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 13:43 WIB
Jika pergi berlibur ke Bandung, Anda perlu mencari tempat menginap yang nyaman dan terjangkau. Tidak perlu mahal, karena ada banyak hotel...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya