Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
SETELAH sempat ditutup selama dua pekan, Pelabuhan Kalianget di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali dibuka. Jumat (6/1), dua kapal penyeberangan bertolak dari pelabuhan tersebut dengan membawa penumpang dan barang yang sempat tertahan selama penutupan sementara.
Dua kapal tersebut, KMP Dharma Bahari Sumekar dengan tujuan Kangean dan Sapeken serta KMP Satya Kencana dengan tujuan Pelabuhan Jangkar Situbondo transit di Pulau Sapudi.
Sementara penyeberangan menuju Pulau Masalembu masih menunggu kapal yang melayani pelayaran keperintisan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget, Taufikur Rahman, mengatakan kondisi cuaca di perairan menuju Pulau Kangean dan Sapeken serta Selat Madura mulai melandai.
Ketinggian ombak diperkirakan hanya 2 meter dan aman untuk kapal diatas 1.000 GT. Pihak pelabuhan mengutamakan penumpang yang sudah sejak beberapa hari tertahan di pelabuhan selama penutupan pelayaran. (OL-15)
SETELAH sempat ditutup sementara akibat cuaca buruk, pelayaran dari Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali dibuka.
Cuaca buruk membuat pelayaran dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura dihentikan sementara.
Sedikitnya 170 orang calon penumpang yang hendak menuju pulau-pulau kecil di Sumenep, Jawa Timur, kini tertahan di Kantor Pelindo III Kalianget, karena kapal tidak berlayar.
Penumpang mendapat bantuan alas tidur dan selimut agar bisa beristirahat dengan baik
POTENSI kejadian luar biasa penyakit campak atau KLB campak di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat perhatian serius tenaga kesehatan, termasuk untuk kota Jakarta.
KABUPATEN Sumenep, Jawa Timur menetapkan Kasus Luar Biasa (KLB campak) karena kasus yang mulai menunjukkan grafik meningkat. Per 21 Agustus 2025 terdeteksi 1.035 kasus campak di Sumenep.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) tengah mengejar target eliminasi kasus campak di Sumenep, Madura. Saat ini telah ditetapkan status Kejadian Luar Biasa campak (KLB Campak) di Sumenep.
Vaksin tersebut akan dipergunakan pelaksanaan vaksinasi campak massa untuk anak-anak yang akan dimulai Senin (25/8) mendatang.
MEMASUKI musim penghujan di akhir tahun, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengalami peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
Selain mengunggulkan desain dan kualitas, jenama busana muslim asal Sumenep ini menggandeng sejumlah selebritas sebagai strategi membidik pasar premium.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved