Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS pembunuhan anak terhadap ibu kandungnya sendiri di Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Jawa Tengah, pada Minggu (25/12) kemarin, akhirnya diungkap polisi dengan membongkar motif pelaku.
Pelaku berinisial AB, 32, disebut kesal karena sering dimarahi korban yakni UK, 52, sehingga tegas menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri.
Kapolres Kudus AKB Wiraga Dimas Tama kepada mediaindonesia.com mengatakan, pembunuhan terhadap ibu kandungnya sendiri dari pengakuan awal pelaku, disebabkan adanya cekcok antara pelaku dan korban.
Kemudian, karena jengkel dimarah-marahi oleh korban, pelaku gelap mata membenturkan kepala korban ke lantai keramik berulang kali hingga korban tersungkur jatuh.
"Jadi motifnya adalah pelaku merasa jengkel selalu dimarahi oleh korban," kata Kapolres di Kudus, Selasa (27/12).
Saat ditemukan warga dan polisi, kepala korban bagian belakang tampak mengalami luka memar saat tergeletak di lantai dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Baca juga: Kesal Sering Dimarahi, Seorang Anak Bunuh Ibu Kandung
Selanjutnya, lanjut Wiraga, pelaku mengambil pisau dapur dan menyayat pergelangan tangan sebelah kiri sebagai alibi kematian korban akibat bunuh diri.
Meski motif awal sudah diketahui, pihak Polres Kudus masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap kematian ibu di tangan anak kandungnya sendiri.
"Rencana kasus ini akan kita gelar besok (Rabu, 28/12)," terangnya.
Saat ini, pelaku dan barang bukti berupa satu bilah pisau dapur, 1 unit HP milik korban serta pakaian telah diamankan di Satreskrim Polres Kudus.
Diberitakan sebelumnya, Minggu (25/12) malam, warga Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kudus, digegerkan atas temuan mayat wanita di dalam kamar.
Sempat dikira meninggal karena bunuh diri, namun setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut Polres Kudus menemukan kejanggalan dan kematian tersebut murni pembunuhan yang dilakukan oleh anak kandungnya. (OL-16)
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
Banjir akibat cuaca ekstrem di Kudus merendam 5.596 rumah dan 1.970 hektare sawah serta berdampak pada 43.479 jiwa.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kasus asusila yang terjadi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menjadi pembicaraan netizen setelah video yang diambil dari rekaman CCTV di rumah sakit plat merah itu viral.
Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kualitas sumber air yang menurun.
Kedua korban diidentifikasi sebagai Ahmad Syukron Ma’mun dan Muhammad Abraham Dhiyauddin.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Citiasia Inc. meresmikan Citiasia Nexus Hub Central Java di Kota Semarang sebagai bagian dari strategi memperkuat orkestrasi pengembangan smart city di Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya.
GERAKAN Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jawa Timur dan Gekrafs Jawa Tengah turut berpartisipasi dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi antarprovinsi yang digelar pada 29 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved