Selasa 27 Desember 2022, 19:17 WIB

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Anak terhadap Ibu Kandung di Kudus

Jamaah | Nusantara
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Anak terhadap Ibu Kandung di Kudus

MI/Jamaah
Polsek Jekulo saat melakukan olah TKP kasus pembunuhan anak terhadap ibu kandung di Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Selasa (27/12).

 

KASUS pembunuhan anak terhadap ibu kandungnya sendiri di Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Jawa Tengah, pada Minggu (25/12) kemarin, akhirnya diungkap polisi dengan membongkar motif pelaku.

Pelaku berinisial AB, 32, disebut kesal karena sering dimarahi korban yakni UK, 52, sehingga tegas menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri.

Kapolres Kudus AKB Wiraga Dimas Tama kepada mediaindonesia.com mengatakan, pembunuhan terhadap ibu kandungnya sendiri dari pengakuan awal pelaku, disebabkan adanya cekcok antara pelaku dan korban.

Kemudian, karena jengkel dimarah-marahi oleh korban, pelaku gelap mata membenturkan kepala korban ke lantai keramik berulang kali hingga korban tersungkur jatuh.

"Jadi motifnya adalah pelaku merasa jengkel selalu dimarahi oleh korban," kata Kapolres di Kudus, Selasa (27/12).

Saat ditemukan warga dan polisi, kepala korban bagian belakang tampak mengalami luka memar saat tergeletak di lantai dalam keadaan sudah meninggal dunia.


Baca juga: Kesal Sering Dimarahi, Seorang Anak Bunuh Ibu Kandung


Selanjutnya, lanjut Wiraga, pelaku mengambil pisau dapur dan menyayat pergelangan tangan sebelah kiri sebagai alibi kematian korban akibat bunuh diri.

Meski motif awal sudah diketahui, pihak Polres Kudus masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap kematian ibu di tangan anak kandungnya sendiri.

"Rencana kasus ini akan kita gelar besok (Rabu, 28/12)," terangnya.

Saat ini, pelaku dan barang bukti berupa satu bilah pisau dapur, 1 unit HP milik korban serta pakaian telah diamankan di Satreskrim Polres Kudus.

Diberitakan sebelumnya, Minggu (25/12) malam, warga Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kudus, digegerkan atas temuan mayat wanita di dalam kamar.

Sempat dikira meninggal karena bunuh diri, namun setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut Polres Kudus menemukan kejanggalan dan kematian tersebut murni pembunuhan yang dilakukan oleh anak kandungnya. (OL-16)

 

Baca Juga

MI/Widjajadi

Ratusan Anak TK Sambut Peresmian Solo Safari

👤Widjajadi 🕔Jumat 27 Januari 2023, 14:14 WIB
Kawasan seluas 13,9 hektare (ha) itu menghadirkan lebih dari 347 individu satwa dari total 87 spesies satwa endemik Indonesia yang terancam...
Dok. Traveloka

5 Rekomendasi Hotel Murah di Bandung, Tetap Nyaman dan Lengkap

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 13:43 WIB
Jika pergi berlibur ke Bandung, Anda perlu mencari tempat menginap yang nyaman dan terjangkau. Tidak perlu mahal, karena ada banyak hotel...
MI/Ardi Teristi

Wisata Umbul Jumprit Temanggung Ditata Ulang

👤Tosiani 🕔Jumat 27 Januari 2023, 13:21 WIB
Bupati Temanggung M Al Khadziq mengatakan penataan ulang kawasan wisata Umbul Jumprit bertujuan mendorong perkembangan wisata...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya