Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA buruk yang terjadi di Perairan Selat Makassar mengakibatkan 4 kapal tongkang yang membawa batu bara dan sebuah kapal kargo pemuat barang harus bersandar dan parkir di Pelabuhan Mamuju, Sulawesi Barat.
Kapal berukuran besar tersebut seluruhnya berasal dari Samarinda, Kalimantan Timur dengan tujuan labuh di Pangkep dan Jeneponto Sulawesi Selatan.
Baca juga: Mengerikan! Kapal Tongkang Tabrak Rumah Warga Pesisir di Bulukumba
Gelombang tinggi yang terjadi selama perjalanan hingga mencapai 4–6 meter membuat kapten kapal berinisiatif untuk menghentikan sementara pelayaran dan memilih bersandar di Pelabuhan Mamuju untuk berlindung demi keselamatan awak dan muatan kapal.
Salah seorang kapten kapal tongkang, Jersy mengungkapkan, dirinya terpaksa mengambil keputusan untuk bersandar karena gelombang terlalu tinggi dan membahayakan.
“Kita terpaksa cari perlindungan dengan syahbandar Mamuju dan sudah dua hari ini kami bersandar di Pelabuhan Mamuju,” ucap Jersy.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas 1 Mamuju Formansyah mengatakan akan memberikan pelayanan dan pengawasan terhadap kapal yang bersandar tersebut.
“Setelah berkoordinasi mereka kami minta berlindung dan selanjutnya dapat melanjutkan pelayaran apabila cuaca membaik karena ini demi keselamatannya,” ujar Fourmansyah di Mamuju, Selasa (27/12/2022). (Mef/A-3)
Operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Sebuah tongkang bermuatan kosong, TK KPS 1203, dilaporkan lepas kendali dan kandas di perairan Pulau Raja, Batam, setelah dihantam cuaca ekstrem.
Masuknya tongkang hingga mendekati pulau dinilai sudah keluar dari jalur dan membahayakan warga.
INSIDEN tabrakan kapal terjadi di perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.
Kasi Operasi PLP Tanjunguban, Alfaizul, menjelaskan kebocoran terjadi akibat air laut masuk ke lambung kanan tongkang. Kondisi tersebut membuat kapal miring hingga 50 derajat.
Diduga kapal berasal dari luar Pulau Jawa dan hanyut terbawa arus laut hingga akhirnya terdampar di wilayah pesisir pantai Brebes.
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved