Sabtu 24 Desember 2022, 10:30 WIB

Komunitas Nelayan Pesisir Jatim Sosialisasi Keselamatan Berlayar di Kenjeran

mediaindonesia.com | Nusantara
Komunitas Nelayan Pesisir Jatim Sosialisasi Keselamatan Berlayar di Kenjeran

dok.ist
Nelayan Pesisir Jawa Timur (Jatim) menggelar sosialisasi keselamatan berlayar untuk nelayan kecil di di Desa Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran

 

KOMUNITAS Nelayan Pesisir Jawa Timur (Jatim) menggelar sosialisasi keselamatan berlayar untuk nelayan kecil di di Desa Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, Jawa Timur. Sosialisasi diikuti ratusan nelayan kecil dari berbagai wilayah di pesisir Kota Surabaya, kemarin.

Dengan kegiatan ini diharapkan mereka bisa menambah wawasan para nelayan terhadap pentingnya memperhatikan aspek keselamatan sebelum berlayar ke laut untuk mencari ikan.

Koordinator Wilayah Komunitas Nelayan Pesisir Jatim, Didik Heri Mustofa mengatakan, terdapat beberapa poin yang ajarkan dalam sosialisasi tersebut. Mulai dari pemeriksaan mesin kapal sebelum berangkat, hingga ketersediaan alat keselamatan saat melaut, seperti pelampung.

"Beberapa bulan terakhir, beberapa kali terjadi kejadian-kejadian yang tidak diharapkan. Pada waktu berlayar, ada kapal yang terguling, sampai mereka itu jatuh ke laut. Beruntung mereka masih selamat. Jadi inti dari kami melakukan sosialisasi itu, agar mereka aman," kata Didik saat ditanya perihal alasannya menggelar sosialisasi tersebut.

Baca Juga: GBB Inisiasi 13 Perusahaan di Pekalongan Teken MoU Kesejahteraan Buruh

Dengan kerap terjadinya kecelakaan kerja para nelayan kecil di perairan Surabaya, Didik berharap program inovatif keluaran Ganjar di Jawa Tengah, yakni Asuransi Nelayan bisa dirasakan oleh nelayan-nelayan di Jatim. Menurutnya, Asuransi Nelayan akan sangat berguna bagi nelayan dan para keluarganya.

Selain sosialisasi keselamatan berlayar, komunitas ini juga menggelar pelatihan pengolahan ikan hasil tangkap. Ikan-ikan hasil tangkapan nelayan, diajarkan oleh komunitas ini untuk bisa diolah menjadi produk pangan tahan lama yang bisa dijual ke pasar.

"Hasil tangkapan ikan mereka bisa diolah menjadi makanan atau olahan yang mempunyai nilai harga jual yang bagus. Jadi tidak hanya mentahnya saja yang dijual," jelas Didik.

Lewat pelatihan ini diharapkan mampu membantu perekonomian keluarga nelayan kecil. Sebab, uang yang didapat akan lebih besar jika para nelayan menjual ikan yang sudah diolah ketimbang ikan mentah.

Didik pun berkomitmen bahwa pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan bermanfaat untuk nelayan-nelayan kecil lainnya di pesisir Jawa Timur. "Ke depan mungkin akan kembali melakukan pelatihan lagi, atau festival kuliner di wilayah lain di Jatim," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga

Dok. OMG

OMG Lampung Bantu Perbaiki Jalan Masyarakat Desa Karang Sari Tanggamus

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 04 Juni 2023, 21:37 WIB
"Maksud dan tujuan kegiatan ini untuk memperbaiki akses mobilitas Desa Karang Sari agar dapat dilewati dengan aman," ungkap...
Dok. Pribadi

Disematkan Blangkon, Ganjar Pranowo Resmi Diterima Keluarga Masyarakat Cirebon

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 04 Juni 2023, 21:32 WIB
Penyematan blangkon khas Cirebon itu juga mengukuhkan Ganjar yang telah diterima menjadi keluarga masyarakat...
Ist

Usakti dan Pemprov Bali Jalin Kerja Sama Implementasi Ekonomi Kerthi Bali

👤Media Indonesia 🕔Minggu 04 Juni 2023, 20:19 WIB
Transformasi ekonomi tersebut sekaligus membangun ekonomi Bali menjadi lebih hijau dan berkelanjutan dengan konsep 'Ekonomi Kerthi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya