Kamis 01 Desember 2022, 16:06 WIB

Dukung Pengurangan Sampah, IKPP Serang Gandeng Bank Sampah Digital

mediaindonesia.com | Nusantara
Dukung Pengurangan Sampah, IKPP Serang Gandeng Bank Sampah Digital

Ist
IKPP melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Sampah Digital (BSD) tentang Kemitraan Pengelolaan Bank Sampah.

 

DALAM upaya mendukung pemerintah dalam pengurangan sampah khususnya di Kabupaten Serang, Unit usaha Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP) - Serang  Mills, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Sampah Digital (BSD) tentang Kemitraan Pengelolaan Bank Sampah.

Penandatanganan tersebut dilakukan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang Banten. 

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Serang, Prauri, menuturkan bahwa saat ini volume sampah di kabupaten Serang mencapai 800 sampai 1.000 ton dalam sehari. Sedangkan yang baru tertangani hanya 300 ton sehari. 

Sebab itu, pihaknya sangat mengapresiasi dengan adanya kerjasama antara PT. IKPP Serang dengan Bank Sampah Digital. Kerjasama ini mampu meminimalisir sampah yang ada di Kabupaten Serang.

"Kami sangat terbantu dengan adanya kerjasama dengan PT IKPP Serang dan Bank Sampah Digital. Sehingga ke depan bisa berkelanjutan, dapat mengurangi sampah di wilayah Kabupaten Serang," harapnya dalam keterangan pers, Kamis (1/12).

Baca juga: 

Humas IKPP Serang, Dani Kusumah mengatakan, kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga jika dikelola dengan baik sebenarnya dapat memiliki nilai ekonomi yang potensial. Seperti pemilihan jenis sampah kertas yang ternyata laku dijual ke perusahaan sebagai bahan baku industri.

"Kedepan kami turut mendukung pemerintah untuk turut mensosialisasikam dan mengkampanyekan program bank sampah ke sekolah-sekolah dan ke masyarakat tentang potensi pengelolaan sampah, khusus sampah kertas." pungkas Dani Kusumah

Sementara itu CEO Bank Sampah Digital Desty Eka Putri Sari mengatakan, "Melalui kerja sama ini Bank Sampah Digital bisa menjual langsung bahan baku waste paper atau kertas Daur Ulang (KDU) seperti kardus maupun kertas ke Indah Kiat, serta kami mendapatkan fasilitas kendaraan untuk pengangkutan ke PT IKPP. "

"Sehingga kami memiliki kesempatan mendapat nilai rupiah lebih besar. Ini menjadi penting bagi kita, perlu upaya kolaboratif dibutuhkan untuk keberlanjutan," ungkap Desty.

Desty mengaku, Bank Sampah Digital sejauh ini baru dapat menyetor sampah jenis kertas atau kardus sekitar 3 sampai 5 ton per bulan.

Sedangkan kebutuhan PT IKPP Serang untuk memenuhi bahan baku waste paper mencapai 4.000 ton dalam sehari.

"Skala bank sampah saat ini masih pemilihan sampah di rumah, beda dengan suplier. Tapi ini tantangan bagi kami, untuk meningkatkan volume karena akses sudah dibuka oleh PT IKPP Serang. Mudah-mudahan makin banyak yang membuka titik bank sampah, ini kesempatan sangat baik," terangnya. (RO/OL-09)
 

Baca Juga

Ist

Cegah Virus ASF, NTT Larang Pengiriman Ternak Babi Antarpulau

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 14:01 WIB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur masih melarang melakukan pengiriman ternak babi antarpulau dari NTT sebagai upaya pencegahan...
Antara

Bantul Programkan Penanaman Padi Jenis Nutri Zink

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 13:03 WIB
Padi Nutri Zinc merupakan varietas unggul yang mempunyai kandungan nutrisi lain dengan padi yang...
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Jaga Stabilitas Harga, Bupati Bandung Bertekad Amankan Suplai Barang Kebutuhan

👤Naviandri 🕔Rabu 08 Februari 2023, 12:35 WIB
Kami akan berupaya dan terus mencari suplai supaya kebutuhan pasar di wilayah Kabupaten Bandung bisa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya