Selasa 22 November 2022, 14:30 WIB

Puluhan SD dan SMP di Lembata Ikuti Akreditasi

Alexander P Taum | Nusantara
Puluhan SD dan SMP di Lembata Ikuti Akreditasi

MI/ALEXANDER P TAUM
Proses akreditasi di salah satu sekolah di Lembata, Nusa Tenggara Timur

 


SEBANYAK 40 SD dan SLTP di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur,
mengikuti proses akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional.

Proses tersebut dilakukan dengan mempersiapkan berbagi jenis administrasi, mempersiapkan guru, siswa, orangtua hingga pengurus Komite sekolah untuk menjawab  pertanyaan yang diajukan para aksesor.

Berbagai pertanyaan ditujukan kepada Kepala Sekolah, antara lain
berkaitan penggunaan anggaran, bagaimana proses supervisi guru di kelas
serta pelaksanaan kurikulum merdeka belajar.

Kepala Sekolah SD Inpres II Waikomo, Fransiskus Xaverius Dua, salah satu peserta akreditasi sekolah di Lembata, Selasa (22/11) menjelaskan, Proses akreditasi berlangsung secara daring selama dua hari yakni pada 14 hingga 15 November 2022.

Ia menjelaskan, para pihak di sekolah siap menjawab pertanyaan yang
disampaikan oleh aksesor dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) serta
menunjukan bukti administrasi secara daring untuk selanjutnya dinilai.

"Banyak hal yang bisa dipetik dari proses akreditasi kali ini. Berbagai
pembenahan untuk menunjang kualitas pendidikan di sekolah kami benahi.
Berharap ada peningkatan nilai akreditasi sekolah kami," ungkap
Fransiskus Xaverius Dua, Kepala SD II Waikomo.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lembata, melalui Kepala Dinas
Pendidikan, Anselmus Asan Ola, menjelaskan akreditasi merupakan salah
satu media untuk menilai kondisi sistem pendidikan di masing-masing
satuan pendidikan. Karena itu pihaknya terus mendorong peningkatan kreativitas guru dalam menata sistem pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.

"Kualitas guru menjadi prioritas dalam peningkatan kualitas pendidikan
di kabupaten Lembata. Saat ini kami mendorong perubahan mindset
pendidikan dari mengejar angka ke mengejar nilai," ungkap Anselmu.

Ia menegaskan, Pendidikan harus mengedepankan penanaman nilai-nilai
luhur agar generasi muda bisa berakhlak mulia. "Melalui kurikulum lokal berbasis Lembata, diharapkan melahirkan  generasi muda Lembata berakhlak mulia berdasarkan budaya Lembata. Tugas kita sekarang adalah mempersiapkan generasi sekarang untuk sukses di masanya nanti." (N-2)

 

Baca Juga

Medcom

Kasus DBD Mulai Muncul, Warga Kota Kupang Diminta Waspada

👤Palce Amalo 🕔Rabu 30 November 2022, 18:20 WIB
DEMAM Berdarah Dengue (DBD) mulai menyerang warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu...
ANTARA FOTO/Novrian Arbi

Pemkab Tangerang Salurkan bantuan untuk Cianjur Rp1 Miliar

👤Sumantri 🕔Rabu 30 November 2022, 18:19 WIB
Bantuan tersebut langsung ditransfer melalui kas daerah Kabupaten Tangerang ke kas daerah Kabupaten Cianjur Jawa...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Penyaluran Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur Tidak Merata

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 30 November 2022, 18:15 WIB
Hal itu disebabkan banyak bantuan yang tidak disalurkan melalui posko terpadu yang telah disediakan oleh pemerintah daerah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya