Selasa 15 November 2022, 21:22 WIB

Disdik Bandung Barat Perketat Penerapan Prokes Di Sekolah

Depi Gunawan | Nusantara
Disdik Bandung Barat Perketat Penerapan Prokes Di Sekolah

DOK MI
Ilustrasi

 

DINAS Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat memperingatkan pihak sekolah tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Hal tersebut sebagai antisipasi munculnya penyebaran Covid-19 di lingkungan pendidikan.

"Sekolah tetap diminta menjalankan protokol kesehatan seperti yang sudah dijalankan selama ini. Tidak boleh kendur atau lalai, apalagi sekarang tren kasus secara nasional sudah ada peningkatan lagi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Asep Dendih, Selasa (15/11).

Dia menyatakan, aturan penerapan prokes di lingkungan sekolah masih belum dicabut. Karena itu, semua sekolah harus tetap menjalankan aturan tersebut sesuai yang ditetapkan pemerintah. Seperti menyediakan tempat mencuci tangan, menyiapkan hand sanitaizer, serta memakai masker. 

Selain itu, physical distancing di sekolah juga harus tetap dijaga dan menghindari kerumunan. Jangan sampai guru maupun siswa lupa menerapkan prokes ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar, karena merasa jika kasus Covid-19 sudah melandai.

"Di ruangan sekolah, siswa tetap harus memakai masker, kalau ada yang tidak menerapkan prokes, guru berhak untuk mengingatkan," jelasnya.

Sejauh ini, ungkap dia, tidak ada temuan kasus Covid-19 dari lingkungan sekolah. Asep menjelaskan, jumlah sekolah di Bandung Barat cukup banyak, untuk tingkat SD total ada sebanyak 678 negeri dan swasta, sedangkan SMP ada 67 negeri dan 120 swasta. Aktivitas belajar tatap muka 100 persen juga sudah diterapkan sejak awal tahun lalu.

"Kami mengimbau sekolah tidak lengah, jalankan prokes secara disiplin sehingga tidak ada kasus siswa yang terpapar Covid-19. Selama ini di Bandung Barat di lingkungan sekolah masih nihil kasus, itu berkat kedisiplinan sekolah, tenaga pendidik, siswa, dan orang tua dalam menjalankan prokes," tuturnya.

Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan penambahan kasus harian Covid-19 terbanyak setelah DKI Jakarta, yakni sebanyak 1.013 kasus baru. Sehingga hal itu harus menjadi perhatian berbagai kalangan agar tidak lagi ada lonjakan kasus Covid-19. (OL-15)

Baca Juga

DOK Sinar Mas.

Sinar Mas Dukung Penanganan Gempa Cianjur

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 16:43 WIB
Hingga saat ini pilar bisnis Sinar Mas telah memberikan bantuan layanan medis, menyalurkan logistik berupa bahan pangan, tenda juga...
MI/HO

Mikael Doan Lolan, Putra Terbaik Desa Tanah Lein Tutup Usia

👤Fransiskus Gerardus 🕔Jumat 02 Desember 2022, 16:41 WIB
Di mata keluarga, Mikael dikenal sebagai sosok panutan yang memiliki perangai dan sifat yang baik, berjiwa sosial...
DOK MI

Pemkab Cianjur Terima Donasi Rp8 Miliar Untuk Korban Gempa

👤Benny Bastiandy 🕔Jumat 02 Desember 2022, 16:38 WIB
NILAI donasi dalam bentuk uang dari berbagai pihak bagi korban terdampak gempa yang diterima Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya