Sabtu 05 November 2022, 15:21 WIB

Sinergi Kementan Bangun Ekosistem Usaha Pertanian di Jatim

mediaindonesia.com | Nusantara
Sinergi Kementan Bangun Ekosistem Usaha Pertanian di Jatim

dok.ist
Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana [tengah] membuka kegiatan 'Peningkatan Kapasitas Mentor Program YESS'

 

KEMENTERIAN Pertanian RI bersama Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Provinsi Jawa Timur dari Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) menggelar kegiatan 'Peningkatan Kapasitas Mentor Program YESS' di Hotel Singhasari Batu pada Selasa (1/11).

Project Manager YESS PPIU Jatim Acep Hariri mengatakan dalam laporannya bahwa kegiatan yang berlangsung dua hari tersebut diikuti oleh para mobilizer, mentor dan calon mentor dari empat kabupaten sasaran Program YESS di Jatim.

Fokus kegiatan pada pengembangan ekosistem usaha berdasarkan komoditas dan wilayah. Mentor yang hadir diharapkan dapat melakukan diskusi intens untuk membangun jejaring bersama Penerima Manfaat Program YESS di wilayah masing-masing. Targetnya, tercipta kolaborasi yang memupuk kekuatan dalam pemenuhan kebutuhan pasar di berbagai komoditas yang diusahakan.

Dalam arahannya, Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana mengutip Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo bahwa pertanian Indonesia terbukti mampu bertahan dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Semuat itu adalah hasil kerja semua elemen yang berkiprah di dunia pertanian. Tugas kita untuk menyiapkan pangan bagi seluruh rakyat, oleh karenanya, pertanian tidak boleh berhenti," kata Mentan Syahrul.

Hal senada dikemukakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi bahwa pengembangan kelembagaan ekonomi petani harus diperkuat untuk menjamin kontinyuitas produksi, sekaligus menjamin ketersediaan pasar.

"Dengan adanya kelembagaan yang kuat, maka anggota akan semakin memiliki semangat untuk meningkatkan produktifitas usahanya dan ini diharapkan  berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan," kata Dedi Nursyamsi.

Selanjutnya Uud, sapaan akrab Direktur Polbangtan mengatakan bahwa fungsi Polbangtan Malang sebagai PPIU program YESS sekaligus institusi pendidikan vokasi Kementan adalah pada pengembangan kapasitas SDM melalui mediasi, fasilitasi dan koordinasi bagi berbagai kalangan, khususnya bagi penyiapan regenerasi SDM pertanian.

"Pengusaha pertanian sekaligus mentor Program YESS siap membantu pengembangan ekosistem wirausaha muda berbasis korporasi dengan menjadi offtakers," katanya.

Menurutnya, selain menyerap produk hasil petani milenial, para mentor siap melakukan pendampingan agar usaha petani milenial yang baru lebih berkembang apalagi dikonsolidasi secara kelembagaan,

"Hal ini bertujuan agar usaha para petani milenial bisa berkembang sehingga perekonomian di desa lebih maju dan dampaknya pertanian di daerah lebih berkembang," kata Uud. (OL-13)

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Gempa Garut Dirasakan hingga Pangandaran, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 19:08 WIB
BPBD Provinsi Jawa Barat saat ini sedang berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Garut serta dengan BPBD di wilayah yang merasakan...
MI/Haryanto

Ganjar Yakin Target Pengangkatan Sejuta Guru Tercapai

👤Haryanto 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 19:00 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta para guru tidak khawatir dengan nasibnya. Sebab hanya di era Presiden Joko Widodo ratusan ribu...
Medcom

Sejumlah Daerah Di Pantura Jateng Terendam Banjir

👤Akhmad Safuan 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 18:20 WIB
BENCANA banjir masih merendam sejumlah daerah di pantura Jawa Tengah dengan ketinggian 0,5 meter-1,5...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya