Jumat 04 November 2022, 20:12 WIB

BPN: Pembayaran Ganti Rugi Desa Wadas Capai 92 Persen

Haryanto | Nusantara
BPN: Pembayaran Ganti Rugi Desa Wadas Capai 92 Persen

dok.ant
Salah satu warga desa Wadas, Purworejo, Jateng menunjukkan tanda terima ganti rugi, Jumat (4/11/2022)

 

SEJUMLAH warga Desa Wadas Kecamatan Bener, Purworejo yang dulu kontra tambang kini berbalik mendukung. Pembayaran ganti rugi pada warga pemilik lahan terdampak telah mencapai 92 persen.

Pencairan tahap II dilakukan di Balaidesa Wadas, Jumat (4/11/2022) untuk 194 bidang tanah. Dengan demikian kini telah 576 bidang lahan yang telah dibebaskan atau mencakup 92 persen.

Khoirul Riza, warga Wadas mengaku dulu getol menolak pembebasan lahan kuari di desanya untuk pembangunan Bendungan Bener tersebut. Ia seringkali ikut demonstrasi penolakan tersebut bersama Gempadewa.

"Iya, dulu menolak karena itu dari tolok ukur pertimbangan saya sendiri. Selain itu buat menambah pengalaman dan informasi dari pihak sana seperti apa dan pihak sini seperti apa," ujarnya usai menerima UGR di Balaidesa Wadas, Jumat (4/11/2022).

Riza mengaku saat ini lebih memilih melepaskan lahannya itu untuk kepentingan bersama. Bahkan ia tidak mempersoalkan berapa besaran UGR yang diterimanya.

"Saya menerima karena memang sudah jalannya seperti itu. Kalau soal ganti rugi saya tidak terlalu memikirkan," lanjutnya.

Ia sendiri menerima UGR Rp3 miliar dari lahan yang dilepasnya. Rencananya uang tersebut akan digunakan untuk membuka usaha toko. "Nanti buat usaha, ya buat toko," tuturnya.

Senada, Zaenal Arifin juga sempat menolak pembebasan lahan quari dengan keras. Namun, kini ia menerima dan mendapat UGR Rp8 miliar dari tiga bidang tanahnya. "Iya, dulu menolak keras. Sekarang ikut yang banyak (mayoritas) saja," jawabnya.

Sementara, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Purworejo, Andri Kristanto mengatakan bahwa pencairan UGR tahap II dilakukan untuk 194 bidang tanah, dengan total Rp193 miliar.

"Ada 194 bidang yang terealisasi hari ini. Jadi total dari tahap pertama dan kedua sebanyak 576 bidang yang terealisas. Ya berarti sudah 92 persen," tuturnya.

Sisa bidang yang masih belum dilepas, nantinya akan terus dilakukan pendekatan dan sosialisasi. "Ini masih pendekatan, sebelum akhir tahun sudah diukur. Saya yakin dengan penggambaran karena bisa dilihat fakta dan bukti," tandasnya.

Untuk proses pencairan UGR tahap II dilakukan di Balaidesa Wadas berlangsung lancar. Sejumlah anggota TNI dan Polri diterjunkan untuk mendampingi proses pencairan. (Ant/OL-13)

Baca Juga

MI/Supardji Rasban

1.000 Penyuluh Agama di Brebes Diberi Materi Percepatan Penurunan Stunting dari BKKBN

👤Supardji Rasban 🕔Selasa 29 November 2022, 09:10 WIB
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyampaikan para penyuluh agama memiliki peran yang strategis dalam mencegah stunting karena merekalah yang...
ANTARA/Yulius Satria Wijaya

ISPA Hingga Diare Jadi Penyakit Terbanyak Korban Gempa Cianjur

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Selasa 29 November 2022, 09:04 WIB
Abdul mengatakan kasus itu ialah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), gastritis, dan hipertensi. Kemudian diare serta...
Antara FOTO/Gusti Tanati/app/tom.

48 Guru Papua Barat Dikirim untuk Ikuti Program Keahlian Ganda

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 November 2022, 09:00 WIB
Untuk mengisi kekurangan guru vokasi atau guru jurusan khususnya di SMK se-Papua...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya