Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KORBAN tewas dalam peristiwa terbakarnya Kapal Express Cantika 77 bertambah menjadi 19 orang. Kamis (27/10) sore, tim SAR menemukan satu korban tewas.
Korban ke-19 yang ditemukan adakag anak berusia antara 5-7 tahun. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang I Putu Sudayana mengatakan, jenazah dievakuasi oleh RIB 10 milik SAR sedang dalam pelayaran menuju Kupang.
Sementara itu Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Johni Asadoma mengundang Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran kapal Express Cantika 77 di Perairan Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang. "Saat ini tim Labfor sedang di TKP," ujar Irjen Johni Asadoma kepada Media Indonesia.
Kapal Express Cantika terbakar dalam pelayaran dari Kupang ke Alor pada Senin (24/10). Kapal tersebut mengangkut sekitar 349 penumpang, sedangkan di manifes hanya tercatat 167 orang dan 10 kru. Hingga kini, puluhan penumpang masih belum ditemukan.
Menurut Kapolda, tim bentukan Polda NTT masih melakukan pemeriksaan terhadap kru kapal dan sejumlah penumpang untuk mengungkap penyebab kebakaran kapal. Informasi awal, kebakaran bersumber dari air conditioner yang berada di ruangan VIP.
"Masih penyelidikan, masih sebatas interview, belum pro-justitia. Jadi kita baru mintakan keterangan dari Kapten Kapal, dari Wakil Kapten Kapal, dari KKM kemudian ada lima penumpang yang juga kita mintai keterangan untuk mencari tahu sebab-sebab kebakaran," ujarnya. (OL-15)
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa tragedi siswa bunuh diri di NTT tersebut tidak seharusnya terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved