Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mulai merealisasikan kegiatan penanganan inflasi dampak naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Kegiatannya diawali dengan program padat karya yang pelaksanaannya dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jumat (21/10).
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur, Endan Hamdani, menuturkan program padat karya merupakan bentuk kompensasi penaikan harga BBM. Pemkab Cianjur sendiri mengalokasikan sebesar Rp8 miliar untuk kompensasi tersebut yang disebar pelaksanaannya di 8 perangkat daerah. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi salah satu perangkat daerah yang melaksanakannya melalui program padat karya.
"Ada lima lokasi kegiatan padat karya yang kami laksanakan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi," terang Endan seusai meluncurkan program padat karya berupa pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di Kampung Pataruman Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur.
Dari lima lokasi kegiatan padat karya, kata Endan, tiga titik berada di Kecamatan Cianjur. Sisanya, satu titik di Kecamatan Karangtengah dan satu titik lagi di Kecamatan Sukaluyu. "Anggaran di satu lokasi masing-masing Rp100 juta," ucapnya.
Rincian penggunaan anggarannya, sebesar Rp48.250.000 dialokasikan untuk pembangunan fisik. Sisanya untuk pengadaan sarana dan prasarana keamanan dan keselamatan kerja (K3) di antaranya seperti sepatu boots, pakaian, dan helm.
"Dialokasikan juga anggaran untuk upah pekerja. Jadi, upah untuk yang pekerja laden (kenek) sebesar Rp70 ribu per hari selama lima jam. Kemudian untuk pekerja tukang itu Rp75 ribu per hari. Sedangkan untuk mandor Rp80 ribu per hari. Jadi per hari itu kerjanya lima jam dengan masa pengerjaan selama 15 hari," beber Endan.
Kampung Pataruman menjadi titik awal diluncurkannya program padat karya di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Pengerjaan TPT-nya sepanjang 35 meter di aliran Sungai Cikukulu.
"Program padat karya ini bisa menyerap sebanyak 40 orang yang merupakan warga setempat. Mereka merupakan warga pengangguran dan setengah pengangguran," jelasnya.
Sebagai bentuk jaminan keselamatan kerja, kata Endan, selama para pekerja bekerja pada program padat karya, mereka diikutsertakan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Iurannya ditanggung Pemkab Cianjur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebesar Rp16.800 selama satu bulan.
"Kami berharap kegiatan program padat karya ini merupakan salah satu upaya menyerap tenaga kerja ketika peluang di sektor industri ada keterbatasan. Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini bisa dialokasikan kembali," pungkasnya. (OL-15)
RIBUAN warga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terdampak bencana banjir. Sejumlah warga terpaksa harus mengungsi.
Operasi ini bertujuan untuk memitigasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Dari kuota 29.372 calon jemaah haji, tercatat 29.613 jemaah telah menyelesaikan pelunasan Bipih hingga tahap ketiga yang berlangsung pada 20 hingga 23 Januari 2026.
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Meski sempat dipengaruhi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi, fluktuasi harga di pasar tradisional dinilai masih wajar dan tidak menimbulkan gejolak signifikan menjelang ramadan.
Beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, yakni cabai merah, kacang tanah, seledri, dan ikan kembung. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah sebesar 7,36%.
Harga bahan pokok di Pasar Induk Kramat Jati dan wilayah Jakarta awal Februari 2026 mengalami lonjakan signifikan, terutama pada komoditas cabai dan bawang merah menjelang bulan suci Ramadan.
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional per 6 Januari 2026, komoditas seperti beras, daging ayam, telur ayam, gula, dan daging sapi masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan.
Penyaluran ini ditujukan untuk memperkuat ketersediaan stok minyak goreng rakyat sekaligus menjaga keterjangkauan harga di pasaran, terutama menjelang bulan Ramadan.
Update harga emas Antam hari ini, Rabu 28 Januari 2026. Logam mulia melonjak tajam Rp52.000 per gram. Simak rincian harga jual dan buyback terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved